Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Jumat, 01 Februari 2013 10:59

Sebagai developer toko online, Johan termasuk jeli melihat peluang. Sejak tahun 2009, ia menekuni usaha sebagai pengembang toko di dunia maya.

Padahal saat itu, bisnis online belum seramai sekarang. Tapi, karena melihat celah besar di bisnis ini, ia pun tak ragu menjadi developer toko online.

Johan terjun ke bisnis ini dengan mendirikan Master Toko Online (MTO) dengan laman mastertokoonline.com pada 1 Januari 2009. Master Toko Online melayani pembuatan website murah untuk segala jenis toko online.

Dia sendiri sudah melihat peluang bisnis ini sejak tahun 2008. “Saya melihat pengguna internet terus meningkat. Apalagi, biaya akses internet makin murah,” kata Johan.

Prediksinya tidak meleset. Tebrukti, sejak menjadi developer toko online sampai sekarang, pelanggan MTO yang ingin membuat toko online terus meningkat. “Setiap hari selalu ada permintaan membuat toko online,” ujarnya seperti dilansir Kontan.co.id.

Dari usaha ini, Johan sukses mengantongi omzet hingga Rp 50 juta per bulan. Untuk menarik lebih banyak lagi minat konsumen, ia terus mengembangkan fasilitas yang dia tawarkan ke pelanggan.

Menurutnya, tantangan di bisnis ini adalah menyediakan toko online yang sesuai kebutuhan bisnis pelanggan yang sangat bervariasi. Inilah yang membedakan pembuatan toko online dengan website pada umumnya. “Pada toko online ada fitur-fitur e-commerce untuk mendukung penjualan,” jelasnya.

Fitur e-commerce, misalnya, label harga, gambar-gambar produk, keranjang belanja, dan penggunaan voucer diskon. Intinya, fasilitas ini menyediakan tempat yang nyaman dan aman tentunya untuk berbelanja di internet.

Selain itu, Johan juga menyediakan pembedaan harga bagi reseller (agen) si pemilik toko. Caranya, reseller akan log in dengan cara yang berbeda dengan pembeli umumnya.

Johan mengakui, persaingan jasa pembuatan toko online sekarang sudah sangat ketat. Dibandingkan dulu, penyedia jasa pembuatan toko online saat ini sudah lebih ramai.

Di tengah ketatnya persaingan, tentu harus rajin melakukan inovasi. Salah satu inovasi Johan adalah menyediakan bandwith unlimited untuk seluruh komsumennya. Dengan fasilitas bandwith tak terbatas ini, pelanggan tidak perlu takut website-nya di-suspen jika terlalu banyak pengunjung.

Johan juga menyediakan salinan data. “Untuk website yang ramai dikunjungi, biasanya suka kena serangan hacker,” ujarnya. Jika itu terjadi, konsumen tak perlu khawatir lantaran Johan menyimpan setiap data milik pelanggan sebagai antisipasi data hilang.

Dia mematok tarif bervariasi untuk jasa pembuatan toko online. Contoh, ada paket standar dengan tarif Rp 500.000, Rp 600.000, dan Rp 700.000 di tahun pertama pembuatan. Kapasitas penyimpanan paket ini mulai 300 MB, 600 MB, hingga 1 GB.

Selain itu, ada juga paket corporate dengan tarif Rp 3,5 juta untuk tahun pertama, dengan kapasitas penyimpanan 7GB. Paling mahal paket enterprise Rp 5,5 juta di tahun pertama. Kapasitas paket ini unlimited atau tak terbatas.

Biaya itu berlaku untuk satu tahun. Di tahun berikutnya, konsumen membayar Rp 200.000 lebih murah dari tahun pertama.

* Perjuangan Andrew Darwis Besarkan Kaskus (2012-12-04) * Rudi, Si Pebisnis Sukses Retail Komputer (2012-09-07) * Rawi Tak Kapok Berbisnis Komputer (2012-05-30) * Pegipegi, Pilihan Tepat Bila Ingin Berpergian (2012-05-09) * Shane Gring: Hubungkan Properti dengan Ekonomi Hijau (2012-04-28)

Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *