10 Negara yang Paling Tidak Kondusif untuk Entrepreneurship di Dunia

10 Negara yang Paling Tidak Kondusif untuk Entrepreneurship di Dunia

10 Negara yang Paling Tidak Kondusif untuk Entrepreneurship di Dunia

10 Negara yang Paling Tidak Kondusif untuk Entrepreneurship di Dunia

Jumat, 22 Maret 2013 14:29

Sudah bukan rahasia umum bahwa pungutan yang diberlakukan pemerintah dan oknum-oknumnya dalam sebuah negara membuat entrepreneur terhambat dalam mendirikan dan menjalankan usahanya. Hal ini terutama terjadi di berbagai negara berkembang, yang biasanya tingkat korupsinya masih relatif tinggi. Tingginya biaya dan prosedur/ birokrasi yang berbelit juga menjadi masalah utama. Belum lagi keterbatasan sarana dan prasarana.

Meskipun Indonesia juga masih banyak berbenah dalam hal tersebut, negeri ini bukan negeri yang paling tidak ramah terhadap pelaku dunia wirausaha dibandingkan negara lain di seluruh penjuru dunia. Menurut sumber âThe Best Country to Start a Businessâ yang dikutip oleh Harvard Business Review tahun 2010, dikatakan bahwa di Zimbabwe para pelaku bisnis yang hendak memulai usaha harus menghadapi kendala pelik berupa pungutan dari pemerintah yang ditaksir mencapai sekitar 500% dari pendapatan perkapita negeri itu dalam setahun.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan Amerika Serikat, yang persentasenya cuma 0,7% dari pendapatan perkapita. Tak heran entrepreneurship tumbuh subur bak cendawan di musim hujan di sana.   

Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Dalam sebuah daftar peringkat 10 negara terburuk untuk mendirikan bisnis, lamanBusinessInsider.com (24/10/2012) yang menggunakanGrant Thornton’s Global Dynamism Index. sebagai dasar penilaian menyatakan Indonesia berada di peringkat ke 10.

Alasan dimasukkannya Indonesia dalam daftar ini ialah karena dalam survei ini kondisi teknologi dan sains Indonesia masih terburuk yang ketiga. Ekspansi ekonomi RI juga dihambat oleh beberapa faktor seperti belanja riset yang masih rendah, permsalahan dalam menemukan pendanaan usaha, dan lingkungan operasional bisnis yang kurang mendukung.

Sementara itu 9 negara lain yang berada di posisi yang lebih buruk dari Indonesia ialah Kolombia (9), Rusia (8), Afsel (7), Portugal (6), Filipina (5), Mesir (4), Yunani (3), Nigeria (2), dan Venezuela (1). (*Akhlis)

* 10 Jenis Entrepreneur Berdasarkan Karakter (2013-03-11) * Membentuk Jiwa Entrepreneurship Pada Anak (2013-02-19) * Memulai Bisnis dari Pendidikan (2013-01-31) * Definisi Entrepreneurship Tak Pernah Statis (2013-01-11) * Richard Cantillon, Sang Penggagas Istilah “Entrepreneur” (2013-01-07)

10 Negara yang Paling Tidak Kondusif untuk Entrepreneurship di Dunia | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *