Brata Rafly Punya PR Besar di Mandala Airlines

Brata Rafly Punya PR Besar di Mandala Airlines

Brata Rafly Punya PR Besar di Mandala Airlines

Brata Rafly Punya PR Besar di Mandala Airlines

Senin, 10 Juni 2013 11:12

Menyebut nama Brata Rafly, maka ingatan akan dibawa pada karakter pemuda yang penuh semangat dan optimis. Ya, Brata memang sosok pemuda yang selalu tertantang untuk menciptakan kesuksesan bagi perusahaan maupun bagi dirinya sendiri.

Kerja keras dan pantang menyerah adalah kunci bagi dirinya menapaki tangga karier. Jangan heran bila sejak September 2012, Mandala Airlines menunjuk pria kelahiran Padang 22 September 1974 ini memangku jabatan Direktur komersial.

Tentu saja, jabatan yang diemban Brata cukup menantang. Betapa tidak, inilah cikal bakal Mandala Airlines beroperasi kembali setelah dirundung masalah finansial. Mandala Airlines melakukan restrukturisasi di tubuh perusahaan, yang salah satunya mengganti kepemilikan saham.

Saratoga Capital, perusahaan investasi papan atas masuk sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 51%, diikuti oleh perusahaan Tiger Airways, maskapai penerbangan milik Singapura Airlines sebesar 33%. Sisa saham dimiliki oleh pemegang saham lama dan para kreditor.

Brata pun menjadi tumpuan harapan untuk menaikkan kembali pamor Mandala Airline dan memperoleh share pasar domestik. âTantangan terbesar saya adalah membuka mindset orang-orang penerbangan yang sudah puluhan tahun ada di dalam sana dan membuka pasar di kalangan consumer seluas-luasnya. Karena airlines sudah menjadi sebuah komoditas dan menjadi barang consumer goods,â terangnya.

Tak mudah memang. Apalagi Brata dibesarkan oleh dunia consumer goods. Dia pernah tercatat menjabat Manajer Microscoft, perusahaan milik pengusaha Bill Gates. Dia juga sukses memimpin perusahaan-perusahaan asing besar lainnya, termasuk Yahoo Indonesia. âYang saya tahu bagaimana customer bisa membeli tiket Mandala dan melawan airlines lain yang bermain di low cost,â tuturnya.

Jalan hidup Brata memang tak pernah terduga. Ketika remaja, dia pernah tercatat sebagai model. Tapi tak berlanjut karena, saat SMA, dia ditawari beasiswa dari pemerintah untuk sekolah selama dua tahun di Colorado, Amerika Serikat. Beasiswa itu berlanjut hingga kuliah University of Denver, Jurusan Tekhnik Elektro. âAwal kerja menjadi electrical engineering, tapi ujung-ujungnya ke sales dan marketing. Bakat saya justru menonjol di situ. Mungkin karena orang tua saya berasal dari Padang,â ucapnya.

Idealisme Bangun Negeri

Setelah 15 tahun menimba pengalaman di Amerika, Brata memutuskan kembali ke Indonesia pada 2003. Dia mengusung semangat idealisme memberikan sumbangsih pengalaman dan pemikirannya untuk membangun bangsa. Perjalanan kariernya menyinggahi Ferma, perusahaan telekomunikasi Perancis yang menempatkan Brata mengelola pasar Asia Tenggara. Setelah itu dia dibajak Nortel Network, perusahaan telekomunikasi multi-nasional yang berkantor pusat di Toronto, Kanada untuk menempati posisi Strategic Account Director, yang bertugas mengelola semua iklan pemakai teknologi CDMA tahun 2005.

Tak lama kemudian, Microscoft Corporation menggaetnya dan menempatkan dia sebagai marketing dan sales untuk mengembangkan usaha bisnis Microscoft milik Bill Gates. Selama dua tahun, Brata berhasil membawa Microscoft Indonesia menjadi top No 1 Emerging Market in The World. Brata sendiri dianugerahi penghargaan sebagai No 1 Salesperson Worldwide tahun 2008. âSaya ditempatkan dengan orang-orang terbaik di Microscoft,â terang penghobi masak dan berbenah di rumah.

Pengalaman yang tak bisa dilupakan adalah ketika ia diundang masuk dalam komunitas âCircle of Excellenceâ, sebuah klub kehormatan di Microscoft dan mendapat kesempatan makan bersama dengan Bill Gates dan Stave Ballmer. âSaya bisa makan bareng Bill Gates, lalu liburan bersama di Hawaii, sungguh ini sebuah highlight achievement,â cerita pria yang kemudian dipercaya sebagai sebagai Country Sales Director Microscoft.

Meski jabatan prestisius telah disandangnya, tak membuat Brata bertahan di Microscoft. Ia pun berlabuh di Yahoo Indonesia sebagai Country Sales Director sekaligus Country Ambassador, yang bertanggung jawab membangun Yahoo Indonesia dari nol. Berkat tangan dinginnya, Yahoo Indonesia berkembang pesat. âDalam satu tahun, pertumbuhan Yahoo Indonesia mencapai 2.500%. Saya dan tim membuat pertumbuhan yang terbaik di seluruh dunia, dibandingkan cabang Yahoo lain,â papar pria ganteng yang masih betah melajang hingga kini.

Toh, lagi-lagi Brata tak bertahan lama. Dia merasa tertantang untuk bergabung dengan Intel Laptop untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Lagi-lagi dia didaulat sebagai Country Sales Director. Hingga, akhirnya, Brata memantapkan langkah bergabung dengan Mandala Airlines.

âHidup buat saya memang harus ada tantangannya, kalau tidak ada tantangan, tidak akan ada bunga dalam hidup saya. Sukses saya, apabila yang saya jalani sudah tertata dengan sistem yang benar, tim bisa berjalan dengan baik, maka saya butuh tantangan baru.â

Bergabung dengan Mandala Airlines, Brata seperti menemukan cita-cita dan mimpinya. Betapa tidak, sebagai anak bangsa, Brata tetap berkeinginan bekerja di perusahaan Indonesia dan mengembangkan bisnisnya. âTak lama lagi, saya ditarik kembali oleh Saratoga Capital untuk melihat semua over all investasi dan porfolio Saratoga. Saya menjalani hidup ini apa adanya, mengalir saja,â katanya. (bn)

* Kunci Sukses Harry Surjanto Kembangkan Perusahaan TI (2013-05-28) * Agus Marto Berjanji Tak Akan Terima Suap (2013-05-24) * Ismed, Presiden Direktur BUMN Tanpa Fasilitas Mewah (2013-05-22) * Sudhamek Menduniakan Bisnis Garudafood (2013-05-19) * Peter Sondakh Selalu Jeli Melihat Peluang Bisnis (2013-05-12)

Brata Rafly Punya PR Besar di Mandala Airlines | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *