Marblar: Platform Crowdsourcing Berbasis Hak Paten yang Terlantar

Marblar: Platform Crowdsourcing Berbasis Hak Paten yang Terlantar

Marblar: Platform Crowdsourcing Berbasis Hak Paten yang Terlantar

Marblar: Platform Crowdsourcing Berbasis Hak Paten yang Terlantar

Selasa, 11 Juni 2013 16:55

Marblar adalah startup baru dari Inggris yang didirikan oleh tiga mahasiswa PhD nan sibuk dengan obsesi mereka meneliti hak paten yang tidak terpakai yang dipegang oleh perguruan tinggi dan lembaga lain dan menemukan penggunaan baru bagi paten-paten terlantar itu dengan menemukan masalah yang sesuai dengan solusi yang sudah ada.

“Sebagai ilmuwan kita melihat bahwa sejumlah besar ilmu pengetahuan tidak pernah dikomersialisasikan,” kata sang CEO Daniel Perez.

“Seringkali karena aplikasinya mungkin tidak jelas. Bayangkan jika Anda berada di departemen fisika Oxford, dan Anda mengembangkan laser baru yang keren, dan niat Anda adalah untuk menggunakannya dalam satelit, tetapi ketika Anda sudah selesai standar lain yang lebih baik muncul?”

“Semua ide-ide di luar sana beredar di masyarakat umum sehingga orang-orang berdatangan dan membuat berbagai produk berdasarkan ide-ide orang.”

“Teknologi ini sudah dipatenkan, sudah diterbitkan, tapi kau tahu orang lain tidak insentif untuk melihat laser dan memikirkan cara-cara baru yang bisa digunakan,” katanya.

Membangun platform crowdsourcing tampaknya cara yang mudah untuk menemukan ide-ide baru, menurut Perez.

Tim ini mengambil paten yang ada dan membagi-baginya.

“Kami tidak hanya posting paten karena tentu seorang peneliti ilmu kehidupan tidak bisa memahami fisika laser (misalnya). Kami meminta orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda dengan pertanyaan yang sangat sederhana: Apa yang akan Anda lakukan dengan teknologi ini?”

Setiap proyek dijalankan sebagai sebuah kompetisi. Sekitar dua pertiganya disaring melalui penyusunan daftar pendek para finalis. Pada akhirnya ada pemenang, dipilih oleh pemegang paten, serta pemenang yang dipilih oleh orang banyak.

Hadiah mulai dari $ 1.000 sampai $ 25.000 diberikan serta poin komunitas, disebut kelereng.

Sebuah proyek baru-baru ini mengambil laser kecil – atau spektrofotometer – dirancang untuk digunakan pada rover Mars – dan menemukan penggunaan baru sebagai alat analisis napas yang dapat mendiagnosis dan melacak orang dengan penyakit hati berdasarkan kadar amonia ditemukan di napas mereka. (berbagai sumber/ *Akhlis)

* Riwayat Brand NTT Group (2013-05-24) * HSBC: Bank dari Asia, âCita RasaâInternasional (2013-05-16) * 12 Pengusaha yang Sukses Sepanjang Masa (2013-05-12) * Sejarah Vodafone (2013-05-10) * Tata Motors, Ambisi India di Dunia Otomotif (2013-04-22)

Marblar: Platform Crowdsourcing Berbasis Hak Paten yang Terlantar | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *