BBM Alternatif dari Sagu

BBM Alternatif dari Sagu

BBM Alternatif dari Sagu

BBM Alternatif dari Sagu

Rabu, 12 Juni 2013 09:54

Rencana kenaikan harga BBM akibat membengkaknya tanggungan subsidi dari pemerintah membuat masyarakat resah. Hal ini disebabkan naiknya BBM akan berdampak pada naiknya harga-harga bahan pokok lainnya.

Akan tetapi kenaikan harga ini tidak bisa ditawar lagi, mengingat subsidi dari pemerintah untuk BBM sangatlah besar. Apabila terus dipertahankan maka akan terjadi kerugian yang sangat besar.

Kebutuhan energi berupa bahan bakar minyak (BBM) seperti bensin dan minyak tanah semakin hari semakin meningkat. Hal ini tentunya sejalan dengan semakin banyaknya jumlah pengguna BBM tersebut. Naiknya kebutuhan energi ini berbanding terbalik dengan ketersediaan cadangan sumber BBM dalam negeri yang sangat terbatas.

Menurut beberapa pakar energi berbasis bahan bakar fosil tersebut akan habis. Selama ini sumber energi yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor, gas untuk memasak, serta pembangkit listrik yang menerangi rumah kita, semuanya menggunakan minyak bumi, batu bara dan gas yang semuanya menghasilkan polusi dan persediaannya tak lama lagi akan habis.

BBM komersial yang selama ini ada di pasaran tebuat dari minyak bumi. Jumlah minyak bumi di Indonesia sangat terbatas, menurut Pusat Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pertanian, diperkirakan cadangan minyak bumi Indonesia akan habis dalam waktu 18 tahun.

Selain cadangan energi yang semakin menipis, penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil juga berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Sisa pembakaran dari BBM yang berupa gas-gas pencemar sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu juga menimbulkan dampak polusi dan kerusakan lingkungan.

Seperti dilansir Okezone, penggunaan BBM menghasilkan karbondioksida yang mempunyai peran besar terhadap pemanasan global. Untuk itu, sangat diperlukan sumber bahan bakar terbarukan yang praktis penggunaannya, harga relatif murah dan ramah lingkungan.

Salah satu sumber energi terbarukan adalah biofuel dari tanaman sagu. Menurut Balai Penelitian Tanaman Palma-Badan Litbang Pertanian-Kementerian Pertanian Indonesia, sagu merupakan tanaman asli Indonesia, dengan luas areal sekira 1,128 juta ha atau 51,3 persen dari luas areal sagu dunia.

Daerah potensial penghasil sagu di Indonesia meliputi Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua. Sekira 90 persen areal sagu di Indonesia terdapat di Papua. Sagu termasuk tanaman potensial penghasil pati untuk bahan baku pembuatan etanol karena kandungan pati dalam sagu terdiri dari kadar amilosa 23-27 persen, kadar amilopektin 70-80 persen, serta kadar etanol 30-60 persen.

Badan Litbang pada 2009 juga telah melakukan penelitian dengan hasil yang telah dengan menggunakan bahan etanol sagu dengan kadar alkohol 32-52 persen dapat menghasilkan etanol dengan kadar 93 persen. Balitbang juga menyebutkan bahwa potensi produksi sagu di Indonesia diperkirakan sekira lima juta ton pati kering per tahun. Konsumsi pati sagu dalam negeri hanya sekira 210 ton atau baru empat sampai lima persen dari potensi produksi.

Apabila tabungan karbohidrat di hutan sagu Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk bioetanol maka dapat diperoleh bioetanol tiga juta kiloliter (KL) per tahun dengan asumsi faktor konversi atau rendemennya sebesar 0,6. Dengan jumlah kebutuhan premium nasional diperkirakan sekitar 16 juta kiloliter per tahun.

Bila bioetanol dapat menggantikan premium sekira 10 persen (campuran premium dan etanol 90:10) maka diperlukan etanol sebanyak 1,6 juta kiloliter. Kebutuhan ini sudah dapat dipenuhi dari pati sagu saja. Dari data data tersebut dapat diketahui bahwa sagu sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai salah satu BBN alternatif pengganti BBM. (as)

* Aneka Makanan dari Kembang Sepatu (2013-06-10) * SushiLoGi, Sushi Bebas Lemak dan Kolesterol (2013-06-03) * Anda Pecinta Wine? Cobalah Dispenser Khusus Ini (2013-05-31) * Melon Tahan Cuaca Ekstrem dari UGM (2013-05-29) * Ampas Tebu Disulap Jadi Silica Gel (2013-05-28)

BBM Alternatif dari Sagu | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *