Canggihnya Rompi Pijat dari UGM

Canggihnya Rompi Pijat dari UGM

Canggihnya Rompi Pijat dari UGM

Canggihnya Rompi Pijat dari UGM

Jumat, 14 Juni 2013 11:05

Pijat merupakan cara tradisonal yang dilakukan orang Indonesia ketika mendapati badan terasa pegal. Tukang urut dan tempat refleksi menjadi solusi untuk menghilangkan rasa pegal itu.

Namun, mahasiwa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta memiliki solusi lain yang lebih praktis. Ya, mereka membuat rompi pijat praktis. Rompi berbahan parasut tersebut memiliki delapan unit pijat (trigger point) getaran mekanis. Masing-masing unit pijat dilengkapi enam titik infra merah untuk relaksasi otot punggung.

Para mahasiswa itu adalah Aris Prayitno, Syifa Salma, Hilma Tsurayya, dan Agus Budiman. Aris menyebut, untuk mengatur tingkat kecepatan getaran pada rompi pijat hingga 900 rpm bisa dilakukan lewat unit kontrol yang dipasang pada kantong depan rompi. âBerat rompi sekitar satu kilogram menggunakan baterai lithium 9,7 volt,â kata Aris, seperti dikutip dari situs UGM.

Mahasiswa Teknik Mesin UGM itu menjelasakan, rompi pijat itu memadukan ilmu teknik, sains, dan kedokteran untuk menghasilkan produk kesehatan portabel yang dirancang mengatasi pegal linu secara praktis. Selain nyaman, rompi pijat ini tidak memakan waktu lama dalam mengoperasikannya. âBisa dipakai hingga 20-30 menit,â paparnya.

Dia mengaku, membutuhkan waktu empat bulan untuk mengembangkan rompi pijat itu. Pasalnya, di awal pengembangan alat tersebut, Aris sempat kesulitan mencari motor getar untuk dipasang di rompi.

Kemudian, dia berinisiatif menggunakan motor berbandul dari stick playstation bekas. Sedangkan unit pijat, Aris memanfaatkan keset pijat refleksi. âSebelum jadi, saya sudah empat kali gagal. Trial and error,â ungkap mahasiswa angkatan 2010 itu.

Selain praktis dan bisa dibawa ke mana-mana, rompi dengan biaya pembuatan Rp2 juta itu memiliki tingkat keamanan yang baik. Sebab, rompi tersebut menggunakan arus DC dengan baterai 9,7 Volt. âKami sudah konsutasi dengan dosen. Tidak menimbul setrum,â urai Aris.

Syifa Salma menambahkan, penentuan titik lokasi pemasangan unit pijat tidak dilakukan sembarang. Hal itu dilakukan berdasarkan hasil anatomi letak posisi saraf, otot dan pembuluh darah di daerah punggung. âJadi pemilihan lokasinya dijadikan sebagai titik refleksi,â tutur Syifa.

Keberadaan sinar infra merah, lanjutnya, menimbulkan rasa hangat sehingga bisa melenturkan jaringan kolagen kulit di samping memicu hormon endorphin yang mampu mengurangi rasa nyeri. âNyeri di punggung akibat akibat pengumpulan asam laktat. Bila asam laktat terurai, rasa nyeri berkurang,â tandasnya. (as/img:ugm)

* BBM Alternatif dari Sagu (2013-06-12) * Aneka Makanan dari Kembang Sepatu (2013-06-10) * SushiLoGi, Sushi Bebas Lemak dan Kolesterol (2013-06-03) * Anda Pecinta Wine? Cobalah Dispenser Khusus Ini (2013-05-31) * Melon Tahan Cuaca Ekstrem dari UGM (2013-05-29)

Canggihnya Rompi Pijat dari UGM | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *