The Home Depot: Utamakan Pelanggan dengan Motto “Whatever It Takes”

The Home Depot: Utamakan Pelanggan dengan Motto “Whatever It Takes”

The Home Depot: Utamakan Pelanggan dengan Motto “Whatever It Takes”

The Home Depot: Utamakan Pelanggan dengan Motto “Whatever It Takes”

Senin, 17 Juni 2013 12:01

The Home Depot didirikan pada tahun 1978 oleh Bernie Marcus dan Arthur Blank. Bersama dengan bankir investasi Ken Langone dan pakar merchandising Pat Farrah, visi para pendiri mengenai konsep one-stop shopping untuk mereka yang suka melakukan semua sendiri terealisasi ketika mereka membuka dua toko Home Depot pada tanggal 22 Juni 1979, di Atlanta, Georgia.

Toko-toko pertama, sekitar 60.000 kaki persegi masing-masing, adalah gudang luas yang membuat para kompetitor tak berdaya, jauh lebih banyak daripada rata-rata toko perangkat keras pada waktu itu. Kotak kosong menumpuk tinggi di rak memberikan ilusi lebih banyak produk yang dijual.

Sejak awal, rekanan mampu memberikan layanan pelanggan terbaik di industri, membimbing pelanggan melalui proyek-proyek seperti peletakan genteng, mengubah katup mengisi atau penanganan alat listrik. Tidak hanya rekanan toko yang menjalani pelatihan pengetahuan produk yang ketat, tetapi mereka juga mulai menawarkan klinik sehingga pelanggan bisa belajar bagaimana melakukannya sendiri. The Home Depot merevolusi industri perbaikan rumah dengan membawa pengetahuan dan alat untuk konsumen dan dengan menghemat uang mereka.

Menurut Bernie dan Arthur, pelanggan memiliki serangkaian hak di The Home Depot, dan ini yang memberikan hak pelanggan untuk berbagai macam produk yang tepat, kuantitas dan harga yang terbaik, bersama dengan pelayanan prima dari para petugas yang terlatih di bidang penjualan yang ditugaskan mengurus pelanggan.

Filsafat mereka dari layanan pelanggan – “apa pun yang diperlukan” – berarti membina hubungan dengan pelanggan daripada hanya untuk menyelesaikan transaksi. Seperti Bernie katakan, “Akhirnya, kita berada dalam bisnis yang mengutamakan manusia.”

Hingga kini, tercatat Home Depot memiliki 340 ribu karyawan yang terus tumbuh dengan persentase 2,7%.

Perusahaan ini pernah terimbas oleh resesi parah dan krisis perumahan di AS, tetapi mulai kembali bangkit dengan berfokus pada inti bisnisnya.

Secara umum, Home Depot mencetak angka penjualan $ 74,754.0 M dengan tingkat pertumbuhan tahunan 6,2%.

Home Depot menghadapi berbagai pesaing yang tidak bisa dianggap remeh, seperti Lowe’s, Menard dan True Value. (berbagai sumber/ *Akhlis)

* Kisah Sukses Uniqlo di Pasar Ritel Pakaian Dunia (2013-06-13) * Nivea: Brand dengan Resep Rahasia Berusia Seabad (2013-06-11) * Produk-Produk Amerika Yang Sukses Di Pasar Global (2013-06-03) * Starbucks: Jaringan Kedai Kopi AS yang Mendunia (2013-05-28) * Webvan: Mengapa Tumbuh Terlalu Pesat Bisa Hancurkan Bisnis (2013-05-24)

The Home Depot: Utamakan Pelanggan dengan Motto “Whatever It Takes” | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *