Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery

Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery

Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery

Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery

Selasa, 18 Juni 2013 09:48

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu tampaknya bisa menggambarkan bisnis yang tengah digeluti Mira Pratiwi. Kini dia meneruskan bisnis orang tua di bidang seni.

Darah seni yang dimiliki ayahnya sudah mengalir di dalam tubuh Mira Pratiwi sejak lahir. Karena itu, dia sangat tertarik untuk mengikuti jejak orang tua ketika beranjak dewasa. Mira selalu mendapatkan banyak masukan dari sang ayah mengenai seni. Dia memiliki “wide range of antique collection” terhadap sebuah karya untuk dapat dijadikan sebagai koleksi maupun hobi.

Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana jurusan desain interior di RMIT University, Melbourne, Australia, pengaruh seni dari ayahnya kembali berlanjut, bahkan menjadi lebih besar, meski gelar yang dia miliki dan bidang yang diambilnya mempunyai sejumlah perbedaan. ââTapi Keduanya masih berkesinambungan satu sama lain,ââ tuturnya.

Secara perlahan, Mira mulai mempelajari apa yang dilakukan sang ayah saat menjalani bisnis galeri di Bali dan Surabaya. Banyak ilmu yang berhasil diserap, salah satunya mengenai bagaimana menjalankan suatu galeri dengan sistem yang sudah ada. Karena itu, ketika ia memiliki kewenangan penuh dalam melanjutkan bisnis tersebut, Mira sudah mampu berdiri sendiri.

Dirinya sangat bersyukur, dengan mengembangkan bisnis orang tua, membuat dia dapat menggali ilmu yang sangat penting, terutama mengenai seni. Pasalnya, seni selalu mengalami perkembangan dan terus berlanjut tanpa kehilangan arah, meskipun mengalami perubahan zaman serta gaya hidup masyarakat. Seperti sebuah lukisan yang dapat diaplikasikan dalam bentuk printing, hingga fotografi maupun mematung yang dibuat para seniman.

Kepada semua pengunjung galeri, Mira tidak sungkan menceritakan latar belakang perkembangan usaha miliknya, termasuk memperkenalkan seni itu sendiri. Perkenalan tentang seni sangat penting sebelum menawarkan konsumen membeli barang seni. âIni karena art tidak dapat dipaksakan, tetapi dapat dipelajari,ââ ungkapnya seperti dilansir jpnn.com.

Dia pun sadar, jika koleksi yang terdapat di dalam galeri miliknya tersebut tetap seperti apa adanya tanpa banyak melakukan perubahan.ââSaya berusaha memprogram pameran-pameran yang menampilkan seniman-seniman baru maupun karya-karya yang inspiratif,ââ ujarnya.

Terdapat satu kata kunci yang menjadi pegangan Mira dalam menjalankan usaha tersebut, yang diperoleh dari orang tua. Salah satunya adalah passion dengan tetap mempertahankan kesenangannya terhadap dunia seni. Selain itu, terdapat pula kalimat “learning by doing” untuk menjadikan segala sesuatu sebagai pengalaman yang berharga. Dengan demikian, usaha yang dijalankan tidak mengalami penurunan dan terus memperbaiki setiap ada kesalahan.

Berkecimpung di dunia seni juga turut membuatnya berkeinginan untuk meningkatkan infrastruktur seni rupa di Indonesia, sehingga menjadi lebih baik. Salah satu caranya dengan memberikan pemahaman kepada calon pembeli maupun pengunjung.

ââTentunya apapun yang saya lakukan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun bisnis dapat memberikan impact positif bagi siapapun,ââ terangnya.

Karena itu, ia berharap, benda-benda seni yang dijualnya tersebut bukan dalam bentuk komoditi untuk mendapatkan sejumlah keuntungan semata. Sehingga dapat menjadikan sarana inspiratif bagi pemiliknya maupun setiap orang yang mengamati dan menikmati dengan menganggapnya sebagai sebuah karya. ââSemua karya berbicara dengan bahasanya sendiri-sendiri,ââ pungkas dia. (as)

* Jelang Lebaran, Bisnis Mukena Laris Manis (2013-06-17) * Donna Riana, Ingin Wujudkan Mal Online (2013-06-17) * Kisah Sukses Nutty Nurhayati Berbisnis Busana Muslim (2013-06-14) * Sukses Kreasikan Batik dengan Selera Anak Muda (2013-06-11) * Kisah Sukses Marisa Tumbuan Berbisnis Sepatu (2013-06-10)

Kisah Mira Pratiwi Berbisnis Gallery | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *