Saat Bill Gates Belajar dari Warren Buffet

Saat Bill Gates Belajar dari Warren Buffet

Saat Bill Gates Belajar dari Warren Buffet

Saat Bill Gates Belajar dari Warren Buffet

Rabu, 19 Juni 2013 09:35

Saya berbagi pemikiran dari waktu ke waktu tentang hal yang saya pelajari dalam karir saya di Microsoft dan Gates Foundation.

Bulan lalu, saya pergi ke Omaha untuk menghadiri rapat umum pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway . Pertemuan tersebut selalu berlangsung menyenangkan, dan bukan hanya karena pertandingan ping-pong dan kontes melempar koran yang saya lakukan dengan Warren Buffett. Rapat dengannya juga menyenangkan karena saya bisa belajar dari Warren dan mendapatkan wawasan tentang bagaimana ia berpikir.

Berikut adalah tiga hal yang saya pelajari dari Warren selama bertahun-tahun:

1. Ini bukan hanya tentang investasi

Hal pertama yang dipelajari oleh orang dari Warren tentu saja adalah bagaimana untuk berpikir tentang investasi. Itu wajar, mengingat rekam jejaknya yang luar biasa. Sayangnya, di situlah banyak orang terpaku, dan mereka tidak mengetahui fakta bahwa ia memiliki kerangka keseluruhan untuk pemikiran bisnis yang sangat kuat. Sebagai contoh, ia berbicara tentang mencari perusahaan ‘parit’-nya sebagai satu keunggulan kompetitif -dan apakah parit itu menyusut atau berkembang. Dia mengatakan pemegang saham harus bertindak seolah-olah ia memiliki seluruh bisnis, melihat aliran laba di masa depan dan memutuskan apa itu layak dicapai. Dan Anda harus bersedia untuk mengabaikan pasar daripada mengikutinya, karena Anda ingin mengambil keuntungan dari kesalahan pasar, yaitu berbagai perusahaan yang telah mematok harga terlalu rendah dalam bisnis mereka.

Saya patut akui, ketika saya pertama kali bertemu Warren, kenyataan bahwa ia memiliki kerangka ini sangat mengejutkan bagi saya. Aku bertemu dengannya saat undangan makan malam ibu saya. Dalam perjalanan saya ke sana, saya berpikir, “Mengapa saya ingin bertemu orang yang suka membeli saham ini?” Saya pikir dia hanya menggunakan berbagai hal yang berhubungan dengan pasar, seperti volume atau bagaimana harga telah berubah dari waktu ke waktu – untuk membuat keputusannya. Tetapi ketika kami mulai berbicara hari itu, ia tidak bertanya tentang hal-hal itu. Sebaliknya ia mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan besar tentang dasar-dasar bisnis kami. “Mengapa IBM  tidak bisa melakukan apa yang Microsoft dapat lakukan? Mengapa Microsoft begitu menguntungkan? “Saat itulah aku menyadari ia berpikir tentang bisnis dengan cara yang jauh lebih mendalam daripada yang saya sangka.

2. Gunakan platform Anda Banyak pemimpin bisnis menulis surat kepada pemegang saham mereka, tetapi Warren dikenal sering melakukannya. Ia menulis surat pada mereka sebagian karena selera humornya yang terpancar secara alami. Sebagian alasan lainnya karena orang berpikir itu akan membantu mereka berinvestasi lebih baik (dan mereka benar). Tapi itu juga karena dia telah bersedia untuk berbicara terus terang dan mengritik hal-hal seperti opsi saham dan derivatif keuangan. Dia tidak takut untuk mengambil posisi, seperti berdiri di atas menaikkan pajak pada orang kaya, yang bertentangan dengan kepentingannya. Warren menginspirasi saya untuk mulai menulis surat tahunan saya sendiri tentang pekerjaan yayasan. Saya masih memiliki banyak cara untuk terus bekerja sebelum saya sebaik Warren, tetapi akan sangat membantu untuk hadir sekali setahun dan menjelaskan hasil yang kita lihat, baik dan buruk.

3. Ketahui betapa berharganya waktu Anda.

Tidak peduli berapa banyak uang yang Anda miliki, Anda tidak dapat membeli lebih banyak waktu. Hanya ada 24 jam dalam satu hari bagi semua orang. Warren memiliki indra yang tajam tentang ini. Dia tidak membiarkan kalender diisi dengan pertemuan-pertemuan yang tidak berguna. Di sisi lain, dia sangat murah hati dengan berbagi waktu bersama dengan orang-orang yang dia percaya. Dia memberikan penasihat dekatnya di Berkshire nomor teleponnya, dan mereka hanya bisa menelepon dia dan dia akan menjawab telepon.

Meskipun Warren berbicara dalam banyak pertemuan dengan puluhan kelas di kampus-kampus setiap tahun, tidak banyak orang bisa meminta nasihat darinya secara rutin. Saya merasa sangat beruntung dalam hal itu: Percakapan ini sangat tak ternilai bagi saya, dan tidak hanya di Microsoft. Ketika Melinda dan saya mulai yayasan kami, saya berpaling kepadanya untuk meminta nasihat. Kami berbicara banyak tentang gagasan bahwa filantropi bisa memberikan dampak yang sama dengan caranya sendiri sebagaimana yang dilakukan perangkat lunak sebelumnya. Ternyata cara yang brilian yang digunakan Warren untuk memandang dunia ini hanya berguna dalam menyerang kemiskinan dan penyakit seperti itu dalam membangun bisnis. Warren sosok yang tiada duanya.

(Dialihbahasakan dari linkedin dan ditulis oleh Bill Gates)/*Akhlis)

* Richard Branson: Bisnis Harus Jadi Kekuatan untuk Kebaikan (2013-06-11) * Richard Branson: Hindari Kesalahan Umum Startup (2013-05-22) * David Cummings: Startup Web Perlu Hindari Menjual Produk-produk Terpisah (2013-05-10) * Bermodal 200 Dollar, Branson Luncurkan Virgin (2013-05-06) * Richard Branson tentang Membangun Kerajaan Bisnis (2013-05-03)

Saat Bill Gates Belajar dari Warren Buffet | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *