J.P. Morgan: Pengusaha Keuangan Paling Berpengaruh di Abad 20

J.P. Morgan: Pengusaha Keuangan Paling Berpengaruh di Abad 20

J.P. Morgan: Pengusaha Keuangan Paling Berpengaruh di Abad 20

J.P. Morgan: Pengusaha Keuangan Paling Berpengaruh di Abad 20

Rabu, 19 Juni 2013 11:42

Lahir pada tanggal 17 April 1837, di Hartford, Connecticut, JP Morgan di kemudian hari menjadi salah satu pemodal yang paling terkenal dalam sejarah bisnis. Morgan memulai perusahaan perbankan swastanya sendiri, yang kemudian dikenal sebagai JP Morgan & Co, salah satu perusahaan keuangan terkemuka di dunia.

Pemodal, kolektor seni dan dermawan John Pierpont Morgan, paling dikenal sebagai JP Morgan adalah anak seorang bankir. Morgan masuk ke bisnis keluarganya.

Setelah bekerja untuk ayahnya, ia mulai perusahaan perbankan swasta sendiri pada tahun 1871, yang kemudian dikenal sebagai JP Morgan & Co.

Perusahaannya menjadi salah satu perusahaan keuangan terkemuka di dunia. Perusahaan itu begitu kuat sehingga pemerintah AS memandang perusahaan sebagai satu pihak yang berperan signifikan untuk membantu negara mengatasi resesi yang melanda tahun 1895. Perusahaan in juga membantu menghalau terjangan krisis keuangan tahun 1907.

Selama karirnya, kekayaan, kekuasaan, dan pengaruh JP Morgan menarik banyak media dan pengawasan dari banyak pihak termasuk pemerintah. Selama dekade 1800-an dan bahkan setelah pergantian abad 19 ke 20, banyak industri di negara itu yang dikuasai seorang pemimpin bisnis yang jumlahnya hanya segelintir, terutama Morgan. Ia dikritik karena menciptakan monopoli dengan menyulitkan setiap perusahaan untuk bersaing dengannya. Morgan mendominasi dua sektor industri khususnya – ia membantu mengkonsolidasikan industri kereta api di Timur dan membentuk United States Steel Corporation pada tahun 1901.

Sebagai sebuah elemen penting dalam pertumbuhan luas bangsa Amerika, US Steel menjadi produsen baja terbesar di dunia. Pemerintah, prihatin bahwa Morgan telah menciptakan monopoli dalam industri baja, mengajukan gugatan terhadap perusahaan tersebut pada tahun 1911. Tahun berikutnya, Morgan dan rekan-rekannya menjadi subyek penyelidikan kongres oleh Komite Pujo tahun 1912.

Morgan memiliki banyak kepentingan di luar dunia perbankan. Dia menikmati kegiatan berlayar dan berpartisipasi dalam sejumlah kejuaraan kapal pesiar Amerika.

Morgan juga seorang kolektor seni yang tekun. Ia menciptakan salah satu koleksi yang paling signifikan pada zamannya. Dia sumbangkan koleksi seni tersebut ke Metropolitan Museum of Art, dan koleksi karya tertulis kepada Morgan Library- keduanya terletak di New York City.

Pernikahan pertama Morgan adalah dengan Amelia Sturges yang ternyata harus berlangsung singkat. Istrinya meninggal beberapa bulan setelah pernikahan mereka di tahun 1860. Lima tahun kemudian, Morgan menikahi Frances Tracy. Pasangan ini memiliki empat anak: John Pierpont Jr, Louisa, Juliet dan Anne.

Morgan meninggal pada tanggal 31 Maret 1913, di Roma, Italia. Pada saat kematiannya, ia dipuji sebagai salah satu sosok penguasa dunia keuangan dalam sejarah modern. (berbagai sumber/ *Akhlis)

* Russel Simmons, Sang Pendiri Def Jam Records (2013-06-14) * Kesuksesan Matt di Bisnis Online (2013-06-12) * Vishal Gondal: Raja Bisnis Games dari Negeri Taj Mahal (2013-06-11) * Carlos Slim Helu: Orang Terkaya di Dunia versi Forbes (2013-06-10) * Filosofi Bisnis Yang Dianut Para Entrepreneur Sukses Dunia (2013-06-06)

J.P. Morgan: Pengusaha Keuangan Paling Berpengaruh di Abad 20 | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *