Delapan Langkah Kelola Keuangan Keluarga

Delapan Langkah Kelola Keuangan Keluarga

Delapan Langkah Kelola Keuangan Keluarga

Delapan Langkah Kelola Keuangan Keluarga

Kamis, 27 Juni 2013 13:31

Masalah keuangan adalah hal yang umum dialami banyak keluarga. Masalah ini kerap terjadi di tahun-tahun pertama menjalani kehidupan rumah tangga. Ditambah lagi sang buah hadi hadir di tengah keluarga.

Tentunya, agar lebih teratur Anda dan pasangan harus mengatur keuangan keluarga. Berikut beberapa kunci mengelola keuangan keluarga dengan sederhana:

1. Pahami portfolio keuangan keluarga Anda Jangan sampai Anda tak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Anda harus tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil.

2. Susun rencana keuangan atau anggaran Rencana keuangan yang realistis membantu Anda bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. Tak perlu terlalu ideal, sehingga lupa kebutuhan diri sendiri. Tak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau clubbing. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis dan Anda pun harus patuh dengan anggaran tersebut.

3. Bedakan kebutuhan dan keinginan Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Buatlah daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom âkebutuhanâ dan âkeinginanâ dengan tanda cek. Dari sini pertimbangkan dengan lebih matang, benda atau hal yang perlu Anda beli/penuhi atau tidak.

4. Hindari utang Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar. Tapi bukan berarti dengan mudah Anda membeli berbagai benda secara kredit. Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki utang konsumtif.

5. Hindari belanja konsumtif Bertemu teman lama untuk bertukar pikiran di kafe terkadang memang perlu, tapi tak berarti Anda harus melakukannya di setiap Jumat sore. Anda bisa gunakan pengeluaran ini untuk menabung atau memenuhi kebutuhan lain.

6. Mempunyai target keuangan Susun target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu Anda lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dan sebagainya.

7. Menabunglah Ubah kebiasaan dan pola pikir. Segera setelah menerima gaji, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang telah Anda rencanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluarga Anda. Sebaiknya, Anda memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.

8. Berinvestasi Tentu Anda tak akan puas dengan hanya menunggu tabungan membumbung. Padahal cita-cita Anda untuk keluarga âselangitâ. Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Kini bentuknya macam-macam. Takut akan risiko investasi? Tak perlu khawatir, Anda hanya perlu belajar pada ahlinya. Konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan yang handal. (as/dari berbagai sumber)

* Siasati Utang dengan Cerdas (2013-06-27) * Perbedaan Antara Bos dengan Pemimpin (2013-06-26) * Resep Hemat di Tempat Kerja (2013-06-25) * Tips Menghindari Kesalahan Fatal Saat Wawancara Kerja (2013-06-24) * Bisnis Online Prospeknya Sangat Cerah di 2013 (2013-06-21)

Delapan Langkah Kelola Keuangan Keluarga | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *