Inilah Alasan China Gemar Meniru

Inilah Alasan China Gemar Meniru

Inilah Alasan China Gemar Meniru

Inilah Alasan China Gemar Meniru

Senin, 01 Juli 2013 10:58

Ciputraentrepreneurship News, Jakarta – China mungkin adalah raksasa ekonomi yang makin besar dan tidak terbendung lagi perkembangannya di beberapa dekade mendatang. Tingkat pengaruh China juga setara dengan Rusia, Amerika Serikat yang sama-sama adidaya dan berpengaruh dalam konstelasi ekonomi, politik global.

Namun, satu hal yang cukup menarik dari China ialah obsesi mereka yang menggebu-gebu untuk meniru apa yang sudah sukses atau besar. Dan untuk itu, mereka tidak segan untuk meniru hingga sesempurna mungkin karya bangsa lain yang dianggap menjadi masterpiece dan menarik keuntungan dari itu.

“Ketrampilan” China dalam menghasilkan imitasi yang ciamik ini diakui oleh pakar IP, Edwards Wildman sebagaimana dikutip oleh CNN:

“China merupakan pusat pemalsuan dunia. Apa pun yang bisa menghasilkan uang dengan cepat – ponsel, DVD bajakan, jam palsu perhiasan, pakaian bermerek palsu, dan sebagainya. Terdapat perbedaan yang mendasar. Di China, memalsukan sesuatu adalah (perbuatan) yang menunjukkan penghormatan yang mendalam. Masyarakat tradisional di China sangat hierarkis. Anda memiliki seniman dengan karya-karya seni asli mereka dan banyak seniman meniru karya salah satu karya seni itu – hingga sepersis mungkin – dan dianggap sebagai suatu prestasi tertinggi yang bisa mereka lakukan karena seniman terkenal ini dianggap sebagai orang jenius yang hebat.”

Ide yang melandasi pengutukan aksi pemalsuan terhadap budaya meniru di China adalah keyakinan Barat bahwa peniruan itu imoral, tidak sah secara hukum. Padahal menurut perspektif China, peniruan terhadap karya seorang seniman menunjukkan kepanjangan kepribadian individu, imbuh Wildman. Masyarakat China memiliki pemahaman atas isu ini secara berbeda.

Maka dari itu, patut dipahami bahwa masalah pembajakan bukan hanya soal tingkat kepatuhan hukum sebuah masyarakat, dalam hal ini masyarakat China secara umum. Kita patut cermati juga budaya dan pemikiran yang melatarbelakanginya.

“Saya tidak mengatakan mereka (warga China – pen) sama sekali tidak bersalah, tetapi ada sikap budaya yang menjelaskan itu semua, yakni bahwa peniruan merupakan suatu tanda penghormatan.” (*Akhlis)

* Google Lebarkan Sayap ke Bisnis Video Game (2013-06-30) * Startup Weekend 2013 Akan Digelar Awal Juli (2013-06-28) * Saat Opening, Nilai Sales Gerai Pertama Uniqlo di Indonesia DiperkirakanTerbesar di Dunia (2013-06-27) * Tower ke-4 Akan Didirikan di Ciputra World 1 Jakarta (2013-06-27) * Candra Ciputra: Planning Bagus, Tetap Konservatif (2013-06-26)

Inilah Alasan China Gemar Meniru | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *