BAB 2: DEIKSIS DAN JARAK

 

 
 

 
 

BAB 2: DEIKSIS DAN JARAK

 
Deiksis adalah istilah teknis (dari bahasa Yunani) untuk salah satu hal mendasar yang kita lakukan dengan tuturan. Deiksis berarti ‘penunjukan’ melalui bahasa. Bentuk linguistik yang dipakai untuk menyelesaikan ‘penunjukan’ disebut ungkapan deiksis.

Ungkapan-ungkapan deiksis kadang kala juga disebut indeksikal. Ungkapan-ungkapan itu berada di antara bentuk-bentuk awal yang dituturkan oleh anak-anak yang masih kecil dan dapat digunakan untuk menunjuk orang dengan deiksis persona (ku, mu) atau untuk menunjuk tempat dengan deiksis spasial (di sini, di sana) atau untuk menunjuk waktu dengan deiksis temporal (sekarang, kemudian). Untuk menafsirkan deiksis-deiksis itu semua ungkapan bergantung pada penafsiran penutur dan pendengar dalam konteks yang sama. Memang benar, ungkapan deiksis yang menyertai percakapan lisan seperti dalam contoh (1) dengan mudah dipahami oleh orang yang hadir dan barangkali membutuhkan penjelasan bagi orang lain yang tidak ada di sana.
 

(1) Saya akan meletakkan ini di sini.

(tentu saja Anda tahu bahwa Jim berkata kepada Anne bahwa ia akan meletakkan kunci duplikat rumah di dalam salah satu laci di dapur).

Jelas sekali bahwa deiksis mengacu pada bentuk yang terkait dengan konteks penutur, yang dibedakan secara mendasar antara ungkapan-ungkapan deiksis ‘dekat penutur’ dan ‘jauh dari penutur’. Dalam bahasa Inggris dekat penutur atau istilah-istilah proksimal adalah ‘ini’, ‘di sini’, ‘sekarang’. Sedangkan jauh dari penutur atau istilah-istilah distal adalah ‘itu’, ‘di sana’, ‘pada saat itu’. Istilah proksimal biasanya ditafsirkan sebagai istilah tempat pembicara atau pusat deiksis, sehingga ‘sekarang’ umumnya dipahami sebagai acuan terhadap titik atau keadaan pada saat tuturan penutur terjadi di tempatnya. Sementara itu istilah distal menunjukkan jauh dari penutur, tetapi dalam beberapa bahasa dapat digunakan untuk membedakan antara ‘dekat lawan tutur’ dan ‘jauh dari penutur maupun lawan tutur’.

sumber: Yule, George. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Artikel Terkait:
Deiksis Persona 
Deiksis Tempat
 Deiksis Waktu

 

 

 

 

0 komentar:

 

Poskan Komentar

 

 

 
 

 

 

 

 
BAB 2: DEIKSIS DAN JARAK | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *