BAHASA SEBAGAI LAMBANG

 

 
 

 
 

BAHASA SEBAGAI LAMBANG

 
Dalam kehidupannya, manusia memang selalu menggunakan lambang atau simbol. Hampir idak ada kegiatan yang tidak terlepas dari simbol. Termasuk alat komunikasi verbal yang disebut bahasa. Satuan-satuan bahasa, misalnya kata, adalah simbol atau lambang. Kalau ide atau konsep untuk menyatakan adanya kematian dilambangkan dengan bendera kuning (jadi, dalam bentuk benda), dan ide atau konsep keadilan sosial dilambangkan dengan gambar padi dan kapas (jadi, dalam bentuk gambar), maka lambang-lambang bahasa diwujudkan dalam bentuk bunyi yang berupa satuan-satuan bahasa, seperti kata atau gabungan kata. Mengapa kata sebagai satuan bahasa itu disebut lambang, bukan tanda, karena lambang bersifat arbitrer. Lambang bahasa yang berwujud bunyi [kuda] dengan rujukannya yaitu seekor binatang berkaki empat yang biasa dikendarai, tidak ada hubungan sama sekali, tidak ada ciri alamiah sedikit pun, begitu juga antara lambang bunyi [air] dengan rujukannya yaitu sejenis benda cair yang rumus kimianya H2O tidak ada hubungannya sama sekali, tidak ada ciri alamiahnya. Tidak sama dengan tanda “adanya asap” dengan “adanya api”, sebab asap dihasilkan oleh api. Jadi, lambang-lambang bahasa yang berupa bunyi-bunyi itu sejajar dengan lambang “kematian” yang berupa bendera kuning, atau lambang “asas keadilan sosial” yang berupa gambar padi dan kapas. Mengapa lambang kematian bukan bendera merah, hijau, atau biru, dan mengapa lambang keadilan sosial bukan berupa gambar mobil, rumah, atau uang, semuanya adalah karena lambang itu bersifat arbitrer.

Untuk mengenal lambang bahasa yang berupa bunyi-bunyi itu kita harus mempelajarinya. Kebetulan saja dalam bahasa Indonesia untuk konsep ‘binatang berkaki empat yang bisa dikendarai’ dilambangkan dnegan bunyi [kuda] karena dalam bahasa lain, lain pula lambangnya. Dalam bahasa Jawa lambangnya berupa bunti [jaran], dalam bahasa Inggris berupa bunyi yang ditulis [horse].

Sumber: Linguistik Umum terbitan Rineka Cipta (Abdul Chaer)

 

 

 

 

2 komentar:

  1. refrensi lain tentang bahasa dan simbol apa ya?

    Balas

     
     
  2.  
     
 
 

 

 

 
 

 

 

 

 
BAHASA SEBAGAI LAMBANG | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *