Bahaya Internet Bagi Anak | Cegah Dampak Negatif Internet pada Anak

Bahaya Internet Bagi Anak Cegah Dampak Negatif Internet pada AnakSeiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan Internet semakin luas di kalangan masyarakat. Banyak keluarga telah menggunakan jasa langganan Internet, sehingga di dalam rumah, anggota keluarga dapat mengakses Internet dengan mudah. Begitu juga dengan kehadiran telepon seluler yang memungkinkan seseorang dapat mengakses Internet kapan saja dan dari mana saja. Internet dapat memberikan manfaat positif, tetapi juga dapat berdampak negatif. Seorang anak yang menggunakan Internet sering kali menjadi sasaran empuk dari orang-orang yang berniat jahat maupun pornografi. Apa yang dapat dilakukan orang-tua untuk melindungi anak mereka?

Bila digunakan dengan baik, teknologi Internet tentu berdampak positif. Seseorang dapat dengan mudah mencari informasi yang ingin diketahui. Dengan hanya mengetikkan kata pada mesin pencari (search engine), ada banyak situs web yang dirujuk tentang informasi tersebut. Adanya e-mail memungkinkan seseorang dapat mengirim sebuah surat untuk orang lain dengan cepat dan mudah. Ruang obrol (chatting room) memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dengan banyak orang yang saling berjauhan sekaligus. Atau yang sedang marak, hadirnya situs web jejaring sosial seperti Facebook atau Friendster yang memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama yang sudah lama tidak dijumpai.

Namun, hal positif dari Internet ternyata dapat berakibat buruk bila digunakan secara tidak bertanggung jawab. Banyak anak yang ketagihan atau kecanduan Internet sehingga mereka betah berlama-lama di depan komputer sehingga lupa akan kewajiban mereka yang lebih penting untuk makan, mandi bahkan enggan untuk belajar. Salah satu penyebab seorang anak begitu menyukai Internet karena mereka mendapatkan suatu pengalaman baru dan mereka bisa mendapatkan kenyamanan. Atau mereka mendapat sesuatu dari dunia maya ini yang tidak bisa didapatkan di dunia nyata. Di dunia maya dia bisa menjadi orang lain yang diinginkan. Misalnya, seorang anak yang pemalu dapat dengan mudah berkenalan melalui chating atau e-mail. Dalam game online, mereka dapat membuat karakter mereka menjadi karakter yang cantik, kaya, atau hal lain yang mungkin berbeda dengan kehidupan nyata mereka.

 

Bahaya Pornografi Internet

Yang lebih memprihatinkan adalah bila seorang anak ketagihan pornografi di Internet. Dalam seminggu ada lebih dari 4000 situs porno dibuat! Benar-benar angka yang memprihatinkan. Ini tidak hanya melanda anak-anak, kerena banyak orang dewasa yang juga ketagihan pornografi di Internet karena dengan mudah dan tanpa malu, seseorang dapat mengakses dan melihat gambar-gambar porno bahkan melalui telepon genggam.

Awalnya, mungkin seorang anak tidak berniat untuk melihat pornografi dan akan memanfaatkan Internet untuk tujuan yang baik. Tetapi, situs porno ini dapat muncul secara tiba-tiba saat seorang anak mencari bahan informasi untuk tugas sekolahnya atau untuk keperluan lainnya. Seorang anak yang masih lugu belum dapat menilai baik atau buruknya suatu hal, maka seorang anak usia 8-12 tahun sering menjadi sasaran.

Pada usia ini, otak depan seorang anak belum berkembang dengan baik. Sedangkan otak depan adalah pusat untuk melakukan penilaian, perencanaan dan menjadi eksekutif yang akan memerintahkan tubuh untuk melakukan sesuatu. Pada otak belakang merupakan pendukung dari otak depan. Di sini juga dihasilkan dopamin, yaitu hormon yang menghasilkan perasaan nyaman, rileks atau fly pada seseorang.

Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Anak dapat merasa bersalah tetapi tidak berani mengutarakan perasaannya kepada orang-tuanya karena takut atau kesibukan ayah dan ibunya. Dalam keadaan cemas, otak berputar 2,5 kali lebih cepat dari putaran biasa pada saat normal. Akibat perputaran yang terlalu cepat ini, otak seorang anak dapat menciut secara fisik sehingga otak tidak berkembang dengan baik. Suatu keadaan yang dapat merusak masa depan seorang anak. Selain itu, gambar-gambar cabul yang ada di situs web porno, biasanya akan melekat dan sulit untuk dihilangkan dalam pikiran anak dalam jangka waktu yang cukup lama.

 

Bahaya Pemangsa Seksual

Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak. Ada sebanyak 750.000 pemangsa atau predator seksual setiap hari yang memanfaatkan ruang rumpi (chatting room) untuk berkenalan, kemudian mengajaknya untuk melakukan hubungan seks. Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.

 

Ciri Kecanduan Internet

Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

 

Cara Menghindari Bahaya Internet

Berbagai bahaya di Internet dan masalah kecanduan Internet bukan tidak dapat diatasi. Dengan mengetahui dampak negatif dari Internet, sebagai orang-tua Anda dapat melindungi buah hati Anda dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Orang tua perlu memiliki pengetahuan tentang Internet

Jangan mengganggap diri terlau tua atau terlalu bodoh untuk mempelajari Internet. Istilah lainnya, jangan gaptek (gagap teknologi). Seorang anak dapat saja dengan sengaja membiarkan atau membuat orang tua tidak memahami teknologi sehingga orang-tua berpikir tidak ada dampak negatif dari Internet.

  • Letakkan komputer di tempat yang mudah dilihat

Kadang orang-tua merasa bangga dengan dapat meletakkan dalam kamar anak mereka sebuah komputer yang terhubung Internet. Hal ini sebenarnya akan membahayakan anak Anda karena mereka dapat leluasa mengakses situs-situs yang tidak baik tanpa diketahui orang-tua. Sebaliknya, dengan meletakkan di tempat terbuka, misalnya di ruang keluarga, Anda dapat memantau situs apa saja yang dibuka anak.

  • Bantu agar anak dapat membuat keputusan sendiri

Karena Anda tidak dapat mengawasi anak Anda 24 jam, biasakan anak Anda untuk mengambil keputusan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya, memutuskan untuk menggunakan pakaian yang mana atau tanyakan pendapat dan sudut pandang anak. Sehingga saat Anda tidak ada atau saat muncul situs porno mereka dapat mengambil tindakan yang tepat. Tanamkan pula rasa takut akan Tuhan, sehingga walau Anda tidak ada, tetapi dia tahu bahwa Tuhan memperhatikan dan melihat apa yang dilakukannya.

  • Batasi penggunaan Internet

Jangan biarkan anak anak terlalu asyik di dunia maya. Tetapkan berapa lama Internet boleh digunakan dan situs apa saja yang boleh diakses. Jelaskan juga mengapa Anda melakukan hal ini dan bantu anak untuk memahami keputusan ini.

  • Jaga komunikasi yang baik dengan anak

Luangkan waktu untuk bercanda dengan anak dan berkomunikasi dengan terbuka. Komunikasi yang baik dan keakraban dengan anak akan memudahkan Anda untuk menanamkan nilai-nilai moral. Anda dapat menjelaskan kepada anak Anda apa saja bahaya dari penggunaan Internet agar mereka tidak mudah terkecoh.

  • Semua orang-tua tentu menyayangi anak mereka dan berusaha memberikan yang terbaik. Tetapi pengaruh dari luar, salah satunya bahaya Internet dapat merusak kecerdasan dan nilai moral anak sehingga Anda perlu melindungi anak Anda dari bahaya penggunaan Internet seperti pornografi dan para pemangsa atau predator seksual.

 

Cara Pencegahan Bahaya Internet Pada Anak

Sebagian besar orang tua masih meremehkan fakta bahwa internet adalah perpustakaan pornografi terbesar di dunia yang harus dihindari. Riset terbaru Norton Online Family 2010 menunjukkan 96 persen anak-anak Indonesia pernah membuka konten negatif di internet. Parahnya lagi, sebanyak 36 persen orang tua tidak tahu apa yang dibuka anaknya karena pengawasan yang minim. Hanya satu dari tiga orang tua tahu tentang yang dilihat anak-anak mereka ketika online, padahal anak-anak menghabiskan 64 jam untuk online setiap bulan.

Survei lain juga mengungkapkan anak-anak saat ini sangat terancam dengan dunia pornografi online. Sepertiga dari para bocah gemar mengakses pornografi kelas berat saat mereka menginjak usia 10 tahun. Sedangkan empat dari lima remaja secara reguler melihat foto atau film mesum dari ponsel atau komputer mereka. Generasi ponsel baru membuat akses pornografi begitu mudah sehingga dua pertiga anak-anak mengaku mengakses pornografi dari handset. Beberapa temuan cukup mencengangkan ini muncul di Inggris dalam survei yang dilakukan beberapa lembaga seperti YouGov.

Data temuan lembaga keamanan Symantec Norton lainnya menunjukkan bahwa pornografi menjadi pencarian dalam jaringan online terpopuler yang dilakukan anak-anak selama 2009. Hasil mengejutkan ini merupakan temuan dalam survei terbaru lembaga keamanan internet, Norton. Seperti diungkap dalam stasiun televisi CBN News, tiga mesin pencari yang paling sering dipakai anak-anak yaitu YouTube, Google dan Facebook. Sementara kata ‘porno’ dan ’seks’ berada posisi kedua dalam data Symantec Norton. Meski Simantec tidak mengeluarkan data negara mana asal anak-anak tersebut, tetapi paling tidak hal ini jadi perhatian para orang tua di Indonesia.

Hal lain yang menyedihkan adalah Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengakses situs porno terbanyak di dunia. Indonesia sampai saat ini paling besar mengakses situs porno. Hal hal akan memprihatinkan bila Internet hanya dipergunakan untuk mengakses sesuatu yang tidak bermanfaat.   Masyarakat khususnya anak-anak seharusnya  menggunakan produk teknologi dan informasi termasuk internet untuk keperluan yang lebih produktif seperti teknologi, musik, pendidikan, agama, dan berbagai hal yang memberikan wawasan, pengetahuan dan informasi yang membentuk kreatifitas.  Untuk mencapai hal tersebut  perlu dibentuk visi Indonesia informatif yang berarti masyarakat yang aware terhadap informasi. Keadaan ini mencerminkan masyarakat yang rasional, underbase of information knowledge yang tidak berdasar pada provokasi dan isu-isu. Patut di sadari bahwa  perkembangan kebutuhan masyarakat bergeser pada kebutuhan yang informatif, murah, dan terjangkau. Berbagai indikator dalam masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa  indikator yang rendah mulai dari penetrasi komputer yang masih 8 persen, Internet 12,2 persen, pengembangan software 80 ribu, dan pengembangan hardware 5.800.

Saat ini teknologi internet memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dari kehidupan anak modern. Internet bisa mempermudah mereka menyelesaikan tugas-tugasnya di sekolah. Tetapi dampak negatif dari internet juga tidak kalah besarnya.

Ini merupakan pertanda bahaya bagi para orang tua jika mereka tidak memasukkan unsur seks dalam pendidikan anak-anaknya. Akibatnya anak berusaha belajar sendiri, padahal isi situs porno belum diperlukan anak. Diantara 25 daftar pencarian paling utama, situs jaringan pertemanan, permainan, belanja, dan situs dewasa adalah favorit anak laki-laki. Sedangkan anak-anak perempuan lebih tertarik membuka jaringan sosial, musik, film, selebriti dan tayangan televisi.

Melihat fakta yang ada disarankan agar orangtua menggunakan filter untuk memonitor penggunaan internet putra-putri mereka.  Aktifitas online yang semakin meningkat di kalangan anak-anak telah menjadi ancaman. Orangtua perlu lebih dari sekedar memperingatkan anak mereka mengenai isi internet. Dalam keadaan seperti ini hal yang paling mendesak dilakukan orangtua harus berdiskusi bersama anak mengenai topik yang mengundang rasa ingin tahu mereka sekaligus melindungi anak dari ancaman dunia maya.

Tehnik memblokir Situs Porno

Berhubung maraknya konten-konten negatif di internet, dibutuhkan peraturan atau pengawasan untuk anak-anak sehingga mereka merasa diawasi ketika akan membuka situs-situs yang negatif.

Norton dari Symantec meluncurkan Norton Online Family guna mengantisipasi konten-konten internet yang tidak layak di komputer atau laptop pribadi anak-anak. Norton Online Family membantu orang tua mengawasi kegiatan anak ketika internet sehingga anak tidak lepas kontrol

Norton Online Family ditawarkan gratis di seluruh dunia untuk pengguna internet khususnya orang tua. Sistem ini tidak hanya memblokir situs-situ tidak layak, tapi benar-benar terhubung dengan kehidupan online anak. Salah satu situs favorit anak-anak adalah Facebook. Ketika anak sedang membuka facebook, kita dapat mengawasi siapa teman terbarunya dan teman favoritnya juga dengan sistem ini kita bisa langsung berdialog dengan anak.

Penggunaan Norton Online Family sangat sederhana tinggal mengunduh di internet lalu sistem itu diinstal di komputer atau laptop anak-anak. Dalam Norton Online Family ada beberapa pilihan konten yang tidak layak seperti porno, judi, kekerasan dan game dan lain-lain. Orang tua tinggal mengklik dan seketika komputer atau laptop tersebut akan tersambung dengan komputer/laptop orang tua. Sistem ini dapat memblokir situs-situs yang berbau porno, ketika anak mencoba mengunduhnya maka akan ada laman peringatan di komputer tersebut dan langsung terhubung dengan komputer orang tua. Sehingga anak-anak akan berpikir dua kali jika akan melakukannya.

Terdapat beberapa teknik lain untuk proses blokir situs tidak baik. Disini akan dicoba untuk dijelaskan teknik untuk mem-blok situs yang tidak baik tersebut.  Walaupun harus di akui bahwa semua teknik mem-Blok situs tidak baik dibuat oleh manusia juga. Tidak ada jaminan dapat melakukan tugasnya dengan baik 100%. Ada banyak cara untuk mem- bypass proses blok buatan manusia.

Teknik memblokir yang paling ampuh adalah menggunakan sistem operasi yang secara “default” memblokir hal-hal yang tidak baik. Tidak banyak sistem operasi yang mengintegrasikan pemblokiran situs tidak baik. Salah satu yang terbaik hari ini adalah Ubuntu Muslim Edition (UbuntuME) yang sekarang lebih di kenal sebagai Sabily secara terintegrasi mengimplementasi teknik untuk memblokir situs tidak baik di dalam-nya. Anda yang menggunakan Sabily tidak perlu pusing-pusing mempelajari berbagai teknik di bawah ini, karena semua sudah built-in dan siap pakai tanpa perlu bersusah payah meng-konfigurasi. Sabily dapat di ambil di http://kambing.ui.edu/pub/sabily/  di samping beberapa situs untuk mendownload CD / DVD Ubuntu Muslim Edition atau memesan / membeli DVD / CDROM-nya dengan harga murah dari http://juragan.kambing.ui.edu/ http://toko.baliwae.com/ http://www.gudanglinux.com/ http://www.warunglinux.com/ http://www.tokoku-online.com/  Sabily versi DVD lebih lengkap telah terintegrasi OpenOffice. Versi minimal adalah Sabily versi CDROM, tidak ada OpenOffice.

Bagi anda yang kurang beruntung karena tidak menggunakan Sabily, anda perlu mempelajari teknik-teknik berikut untuk melakukan pemblokiran. Teknik tersebut tidak terlalu sulit untuk di pelajari untuk seorang Administrator Jaringan.  Bagi pengguna Windows XP, mungkin solusi yang baik untuk anak-anak khususnya umur 5-10 tahun adalah menambahkan software desktop sebagai bagian depan (front end) Windows XP. Salah satu software open source untuk keperluan ini adalah, easyOS yang bisa di ambil dari Source Forge http://sourceforge.net/projects/easyos/  Dengan mengunakan easyOS kita dapat melakukan filtering akses Internet bagi anak-anak maupun memisahkan file anak-anak dengan orang tua-nya.

Setting internet explorer

Jika kita menggunakan Internet Explorer, pada menu atas browser klik ‘Tools’, ‘Internet Options’ lalu pilih ‘Content’ pada bagian atas. Setelah itu pada kolom ‘Content Advisor’ klik ‘Enable’. Berikutnya kita bisa men-setting sesuai keinginan kita, lalu klik “OK”. Kita bisa men-setting default browser ke search engine anak-anak, semisal,http://www.yahooligans.com.  Caranya, pada menu atas browser klik ‘Tools’, ‘Internet Options’, lalu pada kolom ‘Homepage’ ketikkan address yang kita inginkan, lalu klik “OK”.

Bagi para pengguna  yang masih menggunakan Windows. Ada baiknya mencari di Google dengan keyword “Parental Control”, memang kebanyakan software di Windows berbayar, bukan gratisan. Walau ada yang open source. Review software Parental Control dapat dilihat di http://www.consumersearch.com/www/software/parental-control-software/.

Beberapa Software Parental Control ter-Favorit adalah Net Nanny 5.6 (*est. $50 / tahun) , CyberPatrol 7.6 (*est. $40 / tahun) dan Safe Eyes 5.0 (*est. $50 / tahun)

Beberapa Software Parental Control Windows yang gratisan

ParentalControlBar dari http://www.parentalcontrolbar.org/
Crawler Parental Control dari http://www.crawlerparental.com/
NAOMI Family Save Internet bisa di download dari http://www.download.com/3004-2162_4-10520304.html
TechBlock dari http://www.safefamilies.org/

http://www1.k9webprotection.com/

Naomi & K9WebProtection dari situs DEPKOMINFO
Manual Naomi & K9WebProtection dari situs DEPKOMINFO
Safe Families Software Internet Filtering & Parental Control Gratisan.
Reveal a free program for finding if porn files are stored on your computer.
File Sharing Sentinelfree parental control tool for blocking file-sharing programs.
SurfPass free version of the SurfPass filter, which also allows time limits, logging, etc.
B Gone free web filter based on keywords list.
NoWorrys allows access to trusted sites (list) only.

Gunakanlah DNS AWARI, DNS AWARI ini membuat internet lebih aman dan sekaligus mempercepat akses internet juga. Server DNS AWARI ini memblokir beberapa situs yang kurang bermanfaat / berisi content negatif, meski belum semua akses ke website porno diblokir ole Filter DNS tersebut. Berikut DNS AWARI yang digunakan : 203.34.118.10 (Primary) dan 203.34.118.12 (Secondary). Setelah DNS sudah dirubah perlu ditambahkan lagi Filternya yaitu dengan menggunakan Proxy ARAB SAUDI, Proxy Arab ini menerapkan filtering yang cukup ketat dan terus terupdate data base nya. Proxy ARAB SAUDI ini akan memblokir situs yang terdeteksi mengandung content pornografi, Hacking, Exploit, pishing dan Virus dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa Proxy Filter yang bisa digunakan : Update Proxy Avaibility 23 Oktober 2009 , 212.93.193.90 Port:443 (Arab Saudi), 212.93.193.89 Port:443 (Arab Saudi), 212.93.193.88 Port:443 (Arab Saudi), 212.138.84.62 Port:80 (Arab Saudi), 168.10.168.61 Port:80 (USA  Filter), 213.132.58.149 Port:8080 (UEA Etisalat) Setelah kedua langkah anda terapkan jangan lupa mengganti Home Page default browser anda ke website http://www.google.co.id karena bila menggunakan google.com maka default google anda adalah google dengan bahasa dan tulisan arab. Kelebihan lain nya dengan setting ini maka google search engine anda otomatis menjadi Google Safe Mode atau Google Pencarian Aman, sehingga result atau hasil pencarian akan mengabaikan website yang berisikan Pornografi, Explishit, Pishing, Virus dan lain sebagainya.Setelah anda menggunakan DNS AWARI dan Proxy Arab Saudi diatas maka akan mempekecil kemungkinan situs-situs yang bercontent negatif bisa terkases, sehingga menciptakan akses internet yang lebih aman untuk Anak-anak, Remaja dan Pelajar dibawah umur. Namun meski demikian para orang tua hendaknya selalu pro aktif untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan akses Internet Untuk anak-anak dan Remaja dibawah umur.

Di bawah ini adalah daftar situs porno yang paling banyak dikunjugi oleh para netter Indonesia, seharusnya situs ini harus dijauhi dan menjadi perhatian para orangtua untuk dilakukan limitasi terhadap anak dan remaja Indonesia.

1 XXX-DEVILS 26 Passvegas
2 711Crew 27 Poison Rose
3 zixzAz Team 28 Adult Manila Online
4 Final Circle 29 Free Hard Porn Videos
5 PronGod 30 ExploitHome
6 Renegade 31 Sextime24h
7 Golden Password 32 Freesexlink
8 Bravo Pass Club 33 Happynights
9 The Best Password Club 34 Only classic porn
10 xXx Diamond xXx 35 free stream porn
11 PASSPAGE 36 XXX Movies
12 passfan 37 Novel4U
13 Password Kingdom 38 Girls with Guns
14 passcandy 39 Sluts on Cam
15 TripleXBase 40 Porn Top Sites
16 Sonar Brothers 41 Terminator Passclub
17 NZBsBoard 42 Sombsa´s privat Toplist
18 Gallery Dump 43 Real Web Whores
19 Mature Older Women 44 Keyifli Seyirler
20 Emerald City Erotica 45 Amateur HomeMade Porn
21 Heaven’s Lounge 46 Erotic WebCams
22 Fetisch Cams 47 Porno | Sex | Hardcore
23 Live-Amateure 48 Gatas Gostosas
24 The Tigers Den 49 porno izle, türk porno izle
25 SexyXXXworlds 50 LAB PORN – stats

Orangtua Filter Utama

Di balik itu semua sebenarnya orangtua adalah merupakan filter utama. Karena,  orangtua  tidak bisa hanya mengandalkan filter tersebut untuk pencegahan paparan pornografi di internet.

Orang tua jangan terlalu meremehkan tingkat keterlibatan anak-anak dalam mengunduh games, musik, dan video yang membuat anak-anak menemukan konten yang tidak layak dan mengungkapkan informasi pribadi.

Para orang tua perlu menyadari resiko bahaya mengunduh terutama jika anak-anak melakukan hal tersebut jika tanpa bimbingan. Orang tua sebaiknya meningkatkan pemahaman mereka tentang internet dengan membuat peraturan yang selalu dikontrol.

Pengawasan langsung orangtua secara rutin dan berkesinambungan juga harus selalu dilakukan karena ternyata filter tidak cukup efektif.  Ternyata program internet filter tidak mampu menyaring semua. Sebagian besar program filter menggunakan teknik kombinasi untuk menutup akses pada laman tertentu. Kombinasi tersebut seringkali bocor dan membuat akses laman yang ditutup bisa dilihat.   Anak berpotensi bisa membobol filter. Jangan menyepelekan kepintaran buah hati. Mereka bisa dengan mudah menemukan cara untuk membuka filter program yang telah Anda pasang. Jadi selalu periksa secara berkala komputer yang digunakan anak Anda. Program filter yang Anda pasang pada komputer juga harus diperkenalkan pada anak. Katakan pada anak bahwa Anda ingin ia bertanggung jawab dalam penggunanan internet dan demi keamanannya. Hal itu akan membuat ia lebih dewasa dan mengerti.  Seiring perkembangan teknologi, mau tidak mau anak pasti akan mengetahui atau penasaran terhadap hal-hal baru yang bersifat negatif seperti pornografi. Sebelum ia mengakses tanpa sepengetahuan Anda, bicarakan isu tersebut serta dampaknya jika ia sudah cukup dewasa. Tindakan tersebut merupakan cara pencegahan yang sangat baik bagi buah hati Anda.

Beberapa cara untuk melindungi anak agar aman saat online di antaranya adalah, tidak berbicara kepada, atau menerima undangan pertemanan dari orang asing di jejaring sosial, IM, dan forum online. Tidak memberikan pendapat yang menyakitkan dalam IM, website atau forum chat online dan jangan memberikan alamat rumah, nomor telepon, foto atau informasi detail pribadi di Internet.

 

Cegah Dampak Negatif Internet pada Anak

MENDAMPINGI anak saat menggunakan internet sebaiknya dilakukan orangtua. Hal itu bisa mengurangi dampak negatif penggunaan internet. Perkembangan teknologi ini punya dampak baik dan negatif bagi anak.

Data dari International Telecommunications Union mengenai pengguna internet, yakni 12,5% dari seluruh masyarakat Indonesia adalah pengguna internet. Terhitung 42% dari pengguna internet dunia adalah penduduk Asia, sedangkan Indonesia berada di peringkat nomor 5 di Asia setelah China, Jepang, India, dan Korea Utara.

Sementara untuk peringkat dunia, Indonesia berada di urutan ke-13. Padahal, hanya 15% yang memanfaatkan internet untuk membaca informasi. Adapun untuk membuat jaringan pertemanan mencapai 15%.

Masih berdasarkan hasil penelitian tersebut, disebutkan pada 2009, dari seluruh warga Indonesia, pengguna internet diperkirakan masih berkisar 15%. Diketahui juga bahwa 75% remaja berusia 12-17 sudah memiliki ponsel.

Remaja perempuan umumnya mengirimkan 80 SMS per hari, dan laki-laki sekitar 30 SMS per hari. Sekitar 87% remaja pemilik ponsel, tidur dengan ponsel di sisinya. Sekarang internet bukan hanya sesuatu yang dipergunakan untuk urusan pekerjaan. Dalam hal bersosialisasi, internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Konsultan pengamat komunikasi anak, Agus Faizal, mengatakan saat ini dalam masa pertumbuhannya, orang tua harus memperkenalkan balita dengan lingkungannya. Sekaligus memperkenalkan lingkungan dunia digital kepadanya, seperti orangtua memperkenalkan warna, bentuk, dan hubungan sosial.

“Jika perlu, berikan ‘pelatihan’ internet pada balita,” tuturnya dalam acara Smart Parents Conference, yang diadakan Frisian Flag Indonesia, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Agus mengatakan, melalui pelatihan ini, orangtua mulai mengenalkan bagian-bagian komputer yang sederhana dan kasatmata, seperti mouse, layar monitor, CPU. Tahap berikutnya, orangtua bisa memulainya dengan membuka browser internet dan browsing.

“Jelaskan seperti kita memperkenalkan bahwa kursi itu untuk diduduki,” ucapnya.

Di sisi lain, perangkat komputer ini juga dapat menjadi medium untuk belajar beberapa keterampilan dasar, seperti identifikasi bentuk, huruf yang cocok, sampai pada fungsi navigasi kibor yang nanti akan menjadi “habit” dunia digital mereka.

Yang juga menjadi penting bagi orangtua, adalah mengajarkan dan membiasakan balita untuk mengetahui adanya perangkat teknologi komunikasi yang canggih. Pemahaman yang benar akan mengantarkan mereka memasuki dunia digitalnya secara sehat dan cerdas.

“Orangtua bisa juga menggunakan peranti lunak edugameyang akan membuat belajar mereka semakin menarik, dan anak pun akan merasakan manfaat belajar,” sarannya.

Agus juga menyarankan untuk memperkenalkannya secara bertahap, sesuai dengan pertumbuhan usia mereka, dan tidak lupa untuk mendampingi saat anak berinternet. Melalui pendampingan dan pembelajaran yang intensif, orangtua tidak menjadi makhluk asing bahkan terasingkan bagi dunia digital mereka kelak. Komunikasi merupakan sarana yang paling efektif untuk saling belajar dan memahami pada perbedaan pandangan dalam kehidupan dunia digital ini.

“Yang terpenting adalah, bagaimana anak dapat belajar internet dengan nyaman dan memperluas wawasannya tanpa ada perasaan tertekan,” ungkapnya.

Untuk menghindari dampak negatif dari penggunaan internet, orangtua harus memerhatikan hal lain seperti meletakkan perangkat komputer di ruang keluarga dan tidak di kamar anak, penggunaan software pengaman, bahkan jika perlu, bisa mengatur waktu dan durasi untuk penggunaan internet serta menentukan situssitus yang sebaiknya dikunjungi anak.

“Orangtua tidak harus selalu berada di satu ruangan ketika anak sedang berinternet. Namun, orangtua harus tahu dan sewaktu-waktu masuk ke dalam kehidupan digital anaknya, dan bertanya segala hal tentang aktivitasnya, termasuk aktivitasnya di internet,” pesannya.

Sementara psikolog anak, Roslina Verauli MPsi, mengatakan bahwa anak yang memasuki usia remaja memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Karena itu, apabila saat ini marak terjadi penyebaran video atau foto yang berbau pornografi maka bisa saja anak ikut penasaran dan mencari tahu, bahkan ingin melihat seperti apa video atau foto yang banyak dicari dan dibicarakan banyak orang.

“Itu sebabnya, orangtua juga harus update akan teknologi,” tutur psikolog anak yang berpraktik di Empati Development Center.

Perkembangan teknologi seperti internet memang baik apabila dimanfaatkan secara benar, seperti untuk mencari informasi secara lebih mudah atau untuk bersosialisasi. Namun apabila penyalahgunaan sudah terjadi, sebaiknya orangtua segera memperingatkan anak, agar bahaya penggunaan internet tidak terjadi.

 

Tips

Ranah internet tidak sepenuhnya aman, apalagi jika pengguna tidak memiliki tameng untuk melindungi dirinya dari risiko yang menghadang. Pengamanan diri dari bahaya internet sebaiknya dilakukan, apalagi jika berkaitan dengan jaringan yang dipakai publik.

Di lingkungan sekolah apalagi, murid-murid yang memakai jaringan internet sekolah harus dijauhkan dari segala bentuk ancaman mulai dari soal privasi dan file sharing, kebebasan berpendapat di internet, konten yang tidak pantas, sampai ke permasalahan virus dan keamanan jaringan sekolah. Berikut sejumlah tips yang bisa dilakukan para admin atau guru agar anak didik dan jaringan sekolahnya aman:

1. Memasang Firewall
Admin di sekolah sebaiknya menginstal software firewall yang mampu memonitor informasi baik yang menuju maupun yang keluar dari server sekolah, sebagai langkah pengamanan jaringan. Firewall ini akan mampu mencegah informasi tertentu (baik file ataupun program) berseliweran keluar ataupun masuk jaringan sekolah. Dengan adanya firewall, guru maupun pelajar tidak dimungkinkan untuk men-download software gratisan, mengunggah/mengirim informasi tertentu atau membuka attachment email. Aksi men-download dan membuka file attachment bisa menjadi jalan bagi virus untuk merusak sistem komputer dan membuka celah bagi hacker untuk mengakses informasi milik sekolah.

2. Memasang Software Filtering
Langkah selanjutnya adalah memasang software filtering untuk mencegah pelajar mengakses informasi atau situs-situs yang tidak pantas. Filter ini bekerja berdasarkan kata kunci (keyword) atau frase tertentu yang diketikkan. Jika dirasa kata kunci yang diketikkan mengandung kata-kata ‘dewasa’ seperti seks atau payudara, maka user tidak akan menemukan hasil pencarian yang dituju. Meski begitu filter ini tidak bisa sukses 100% karena kini pemilik situs makin lihai menyiasati pemblokiran akses dengan cara menciptakan URL yang tidak mencurigakan, namun dalam kenyataan menyesatkan. Terkadang, beberapa filter ada yang mencegah user menggunakan layanan chatting dan blog karena alasan konten yang tidak pantas dan risiko keamanan. Pemasangan filter tetap menjadi langkah yang dihimbau untuk dilakukan demi keamanan para pelajar.

3. Membatasi Upload Konten
Keamanan internet bukan hanya berbicara tentang apa yang kita akses, namun juga tentang apa yang kita posting di internet. Sejumlah sekolah memiliki kebijakan pelarangan pemakaian foto para pelajar di situs mereka. Yang lain boleh memakai foto, namun dengan syarat tidak mencantumkan nama. Sedang sekolah lain ada yang membolehkan foto, namun dengan nama depan saja.

4. Jadi Panutan
Beberapa tips di atas adalah aksi yang penting dilakukan untuk mengamankan pelajar dan sekolah dari bahaya internet. Namun di luar itu, langkah terpenting ada di pundak guru dan orang tua yang diharapkan mampu menjadi panutan bagi murid dan anak-anaknya dengan mengajarkan anak untuk memakai internet secara bertanggung jawab. Diskusi di kelas dan peragaan adalah sesuatu yang sangat bermanfaat bagi pelajar. Dengan hal tersebut, melek akan bahaya internet dan berselancar di dunia maya secara sehat bukanlah hal yang susah lagi.

 

Bahaya Internet Bagi Anak | Cegah Dampak Negatif Internet pada Anak

Bahaya Internet Bagi Anak | Cegah Dampak Negatif Internet pada Anak | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *