Cerita Anak Sekolah, Karyawan dan Pengusaha

Cerita Anak Sekolah, Karyawan dan Pengusaha

Anak Sekolah : Jumlah uang jajan ditentukan orang tua,

Karyawan : Jumlah gaji ditentukan bos,

Pengusaha :Profit diatur sendiri sesukanya.

Anak Sekolah : Jam bangun diatur orang tua dan sekolah.

Karyawan : Jam bangun diatur bos dan kantor,

Pengusaha :Jam bangun atur sendiri.

Anak Sekolah : Bolos sekolah itu dosa,

Karyawan : Bolos kerja itu dosa,

Pengusaha : Menjalankan bisnis atau nggak, urusan gue.

Anak Sekolah : Tidak masuk sekolah harus minta ijin.

Karyawan : Tidak masuk kerja harus minta ijin,

Pengusaha : It’s my own business!

Anak Sekolah : Kalau salah dihukum,

Karyawan : Kalau salah dihukum,

Pengusaha : Kalau salah, rugi duit, tapi nggak dimarahi.

Anak Sekolah : Dimarahi orang tua dan guru,

Karyawan : Dimarahi bos,

Pengusaha : Siapa yang berani marahi saya???

Anak Sekolah : Semangat ada kalau hampir jam pulang,

Karyawan : Semangat ada kalau hampir jam pulang,

Pengusaha : Jam pulang??? Terserah gue!

Anak Sekolah : Libur diatur sekolah,

Karyawan : Libur diatur kantor,

Pengusaha : Libur atur sendiri.

Anak Sekolah : Kalau nakal dimarahi guru,

Karyawan : Kalau nakal dimarahi bos,

Pengusaha : Kenakalan saya disebut “Kreatif” .

Anak Sekolah : Takut pada guru dan orang tua,

Karyawan : Takut pada bos,

Pengusaha : Hanya takut pada hukum dan Tuhan.

Anak Sekolah : Masuk sekolah demi nilai,

Karyawan : Masuk kerja demi uang,

Pengusaha : Bisnis adalah untuk melayani orang lain, dan jadi profit.

Anak Sekolah : Seragam anda sama dengan teman sekolah,

Karyawan : Seragam anda sama dengan teman sekantor,

Pengusaha : Tidak kenal seragam.

Anak Sekolah : Kalau sakit perlu surat dokter,

Karyawan : Kalau sakit perlu surat dokter,

Pengusaha : Sakit urusan gue.

Anak Sekolah : Kalau bosan tidak boleh melarikan diri,

Karyawan : Kalau bosan tidak boleh melarikan diri,

Pengusaha : Bosan? Kabur yuk!

Anak Sekolah : Paling takut dikeluarkan dari sekolah,

Karyawan : Paling takut dikeluarkan dari kerja (PHK) ,

Pengusaha : Nggak ada PHK. Bangkrut? Bangun lagi!

Anak Sekolah : Tidak boleh shopping pada jam sekolah,

Karyawan : Tidak boleh shopping pada jam kerja,

Pengusaha : Shopping semau saya.

Anak Sekolah : Sabtu masuk setengah hari, Minggu libur,

Karyawan : Sabtu masuk setengah hari, Minggu libur,

Pengusaha : Bisa masuk dan libur kapan saja.

Anak Sekolah : Hari besar libur,

Karyawan : Hari besar libur,

Pengusaha : Lebih enak libur di hari kerja lho!

Anak Sekolah : Hanya bisa makan pada jam istirahat,

Karyawan : Hanya bisa makan pada jam istirahat,

Pengusaha : Makan sesukanya dan sekenyangnya.

Anak Sekolah : Diatur orang tua dan guru,

Karyawan : Diatur bos,

Pengusaha : Siapa yang mengatur saya???

Anak Sekolah : Terikat sekolah,

Karyawan : Terikat kantor,

Pengusaha : Bebas!!!

Anak Sekolah : Mobil milik orang tua,

Karyawan : Mobil milik kantor,

Pengusaha : Mobil milik sendiri.

Anak Sekolah : Rumah numpang orang tua,

Karyawan : Rumah adalah fasilitas dari kantor,

Pengusaha : Rumah milik sendiri.

Anak Sekolah : Merusakkan mobil, dimarahi orang tua,

Karyawan : Merusakkan mobil, dimarahi bos,

Pengusaha : Diperbaiki dong! Tanpa dimarahi.

Waktu masih kecil, harus menuruti orang tua dan guru. Sudah besar, apakah harus menurut bos???
Kapan jadi benar-benar dewasa???

Gaji dan uang jajan tidak bikin kaya!!!

Cerita Anak Sekolah, Karyawan dan Pengusaha | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *