Environtmental Model

Menurut Edward Yourdon, “The Environmental Model defines the boundary between the system and the rest of the world (i. e., the environment in which the system exist).”  Dijelaskannya bahwa Environmental Model merupakan batasan antara sistem dengan lingkungan luarnya (yaitu lingkungan dimana sistem tersebut berada), sehingga analis sistem bisa menentukan mana yang merupakan bagian sistem dan mana yang bukan. Model ini berada diluar dari sistem yang membedakan dengan Behavioral Model yang berada di dalam sistem.

Statement of Purpose

Statement of Purpose mendeskripsikan sistem secara global, biasanya merupakan pernyataan-pernyataan atau uraian singkat yang dijadikan landasan dalam pembangunan sebuah sistem.

 

Event List

Event List ini merupakan daftar kejadian yang ada dalam lingkungan dan mempunyai hubungan dengan respon yang diberikan sistem.

Event List ini digambarkan dalam bentuk tekstual sederhana yang berfungsi memodelkan kejadian dalam lingkungan dimana sistem harus memberikan respon.

 

Context Diagram

Raymond Mc. Leod (2004:433) mengemukakan bahwa  diagram konteks adalah diagram yang mendokumentasikan sistem pada tingkat ringkas. Diagram konteks menempatkan sistem dalam konteks lingkungan. Diagram konteks tersebut terdiri dari suatu simbol proses yang menggambarkan seluruh sistem. Diagram konteks menunjukkan data mengalir ke dan dari terminator.

Diagram konteks ini merupakan Data Flow Diagram (DFD) top level yang berfungsi memetakan batasan sistem dan lingkungan dan direpresentasikan melalui lingkaran tunggal yang mewakili sistem secara keseluruhan dan menggambarkan hubungan antara sistem dengan entitas luarnya melalui aliran data yang dikirimkan atau diterimanya.

Environtmental Model | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *