Etika Jabatan

Menurut Didi Wahyu etika jabatan adalah “merupakan salah satu syarat yang berlaku dalam lingkungan pekerjaan atau profesi dan berisi cita-cita atau syarat-syarat maupun ketentuan-ketentuan”.9) antara lain sebagai berikut:

  1. Untuk menduduki jabatan tertentu berdasarkan perlu syarat-syarat pengetahuan khusus, technical skills dan technical knowhow.
  2. Perlunya pendidikan yang memungkinkan seseorang mempersiapkan diri di lapangan khusus tersebut.
  3. Perlunya kualifikasi yang diakui untuk menjabat dan melakukan praktek khusus dalam jabatan tersebut.
  4. Adanya suatu wadah yang melaksanakan praktek profesi tersebut.
  5. Adanya kode etik atau kode kehormatan yang mengatur perilaku anggota yang mengikat.
  6. Adanya kesadaran anggkota untuk mengabdikan diri sebagai tanggung jawab profesi.

         Adapun sikap yang sesuai dengan etika adalah:

  • Mau menyelami perasaan orang lain dan tidak egoistis.
  • Mau berbagi perasaan dan tenggang rasa.
  • Selalu mengoreksi diri pribadi atas penilaian atau kritik dari orang lain.
  • Mau menerima penilaian-penilaian orang lain tentang diri pribadinya dan penilaian itu diambil segi positifnya.
  • Mau memaafkan kesalahan orang lain dan mengakui kesalahan yang diperbuatnya.
  • Menghidarkan diri atas perbuatan yang tercela misalnya senang mengumpat, senang mencaci maki, senang ngobrol, gosip, mengeluh dan bentuk-bentuk lain yang kurang terpuji.

 

  • Sanggup dan mampu menahan diri apabila dihadapkan pada hal-hal yang dapat menyebabkan marah.
  • Sabar dan bijaksana dalam menghadapi segala persoalan dan mampu mengatasi persoalan tanpa merugikan orang lain.
  • Dapat menyesuaikan diri dengan segala situasi.
  • Dapat dan pandai mengatur atau menempatkan diri sehingga orang lain merasa terhormat.
  • Selalu memberikan saran yang positif dan selalu memperhatikan kepentingan orang lain.
  • Mampu menciptakan suasana yang menggembirakan  dalam pergaulan serta tidak memberi celaan dalam bentuk apapun.
  • Merasa senang atas keberhasilan atau keberuntungan orang lain dengan memberi salam dengan menyampikan ucapan “Proficiat” atau “Selamat Sukses”.
  • Mengetahui aturan-aturan sopan santun dan selalu menghormati pendapat dan kepentingan orang lain.
  • Berpikir sehat dan selalu menunjukan kesungguhan, artinya tidak berpura-pura atau basa-basi
Etika Jabatan | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *