Faktor-faktor Komitmen Kerja

Faktor-faktor komitmen kerja dapat dilihat dari kajian David (1994 : 474) dengan membagi faktor-faktor komitmen kerja menjadi empat karakteristik yang meliputi :

  1.  Faktor Personal

  Variabel yang sering memiliki keterlibatan adalah usia, masa kerja, tingkat pendidikan, jenis kelamin, serta faktor kepribadian yang meliputi motif berprestasi, perasaan memiliki, kepuasan kerja dan sebagainya. Karyawan perempuan cenderung mempunyai komitmen kerja yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan karyawan laki-laki. Demikian pula karyawan yang berpendidikan rendah cenderung mempunyai komitmen kerja lebih tinggi jika dibandingkan dengan karyawan yang berpendidikan tinggi.

b.    Karakteristik Kerja

Hal ini berhubungan dengan jabatan atau peran karyawan. Aspek yang berhubungan dengan peranan pekerjaan yang dapat berpengaruh terhadap komitmen kerja adalah lingkup jabatan, tantangan, konflik peran atau ketidakjelasan peran. Dalam konflik peran, ada korelasi negatif dengan komitmen kerja. Artinya, apabila peran yang diberikan tidak jelas, maka individu akan mengalami konflik yang akhirnya menyebabkan menurunnya komitmen kerja.

c.   Karakteristik struktur

Komitmen kerja sangat dipengaruhi oleh besarnya organisasi, bentuk organisasi (sentralisasi atau desentralisasi), kehadiran serikat kerja, serta tingkat kontrol. Karyawan pada organisasi yang mempunyai struktur organisasi desentralisasi cenderung mempunyai komitmen yang lebih tinggi. Sedangkan karyawan pada organisasi yang mempunyai struktur organisasi sentralisasi cenderung mempunyai komitmen kerja lebih rendah.

d.   Pengalaman Kerja

Komitmen kerja akan cenderung lebih kuat didapat pada karyawan yang mempunyai banyak pengalaman di tempat kerja. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti sikap positif rekan kerja terhadap organisasi, sejauh mana harapan karyawan dapat terpenuhi oleh organisasi, apakah karyawan secara individu sangat penting bagi organisasi. Karyawan juga akan menunjukkan komitmen kerja yang tinggi apabila perusahaan menyelenggarakan sistem rekruitmen yang baik, prosedur yang baik, serta kejelasan sistem nilai-nilai perusahaan. Apabila karyawan merasa penting atau dibutuhkan oleh organisasi kerja, maka komitmennya akan meningkat. Oleh karena itu, pengalaman kerja dalam organisasi dianggap sebagai kekuatan sosialisasi yang utama dan mempengaruhi komitmen secara psikologis terhadap organisasi.

Faktor-faktor Komitmen Kerja | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *