Ilmu Statistik & Network Marketing

Ilmu Statistik & Network Marketing

Dalam industri network-marketing, ilmu statistik memegang peranan penting. Pada dasarnya, bisnis network-marketing merupakan ilmu pasti dimana matematika dan statistik memainkan peranan penting. Berikut ini adalah dua contoh ilmu statistik yang memainkan peranan penting dalam bisnis network-marketing yang Anda jalankan.

  1. Hukum Rata-rata : Hukum Rata-rata (Law of Averages) merupakan hukum statistik yang paling mendasar. Saya yakin Anda pasti mengerti apa yang dimaksud oleh Hukum Rata-rata karena penerapan telah Anda alami sejak dari bangku sekolah dasar. Saat Anda duduk di bangku sekolah, bahkan sampai kuliah, Hukum Rata-rata selalu diterapkan dalam menganalisa prestasi belajar seorang siswa. Implementasi berupa nilai rata-rata di rapor semester dan juga di indeks prestasi kumulatif (IPK) pada saat Anda berada di perguruan tinggi. Di bidang bisnis, Hukum Rata-rata diterapkan di segala fase bisnis, mulai dari perhitungan kelayakan, marketing, sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Di network-marketing, semua kegiatan termasuk prospekting, menjual produk, keberhasilan opportunity meeting, dan sebagainya dapat dirangkum dan dianalisa dengan Hukum Rata-rata. Misalnya : jika Anda membutuhkan 100 kali presentasi untuk dapat merekrut 5 orang distributor baru, maka rasio keberhasilan rekruting Anda menurut Hukum Rata-rata adalah 5%. Jika Anda ingin merekrut 10 orang distributor baru, berarti Anda harus melakukan 200 kali presentasi. Dengan mengetahui rasio keberhasilan di setiap kegiatan bisnis network-marketing, Anda dapat meningkatkan rasio tersebut, baik melalui training, meningkatkan pengetahuan & teknik, melalui bimbingan dari uplina maupun mentor Anda, maupun dengan mempergunakan “tools” baru yang lebih efektif seperti VCD, kaset presentasi, maupun “tools-tools” lainnya.
  2. Hukum Pareto : Hukum Pareto menyatakan bahwa dalam setiap kegiatan (baik group bisnis maupun kegiatan lainnya), 20% anggota group akan memberikan kontribusi sebesar 80% dari hasil yang dicapai oleh group tersebut. Setiap leader di bisnis network-marketing akan membenarkan aplikasi Hukum Pareto ini. Artinya, 20% dari distributor dalam jaringan Anda akan memberikan kontribusi 80% terhadap bonus yang Anda terima dari jaringan network-marketing Anda. Hal yang sama juga berlaku dalam bisnis-bisnis lainnya. Seringkali, dalam sebuah perusahaan, 20% dari pelanggan akan memberikan kontribusi sebesar 80% dari omzet sebuah perusahaan.Saya berharap, dengan memahami peran statistik dalam bisnis network-marketing, Anda dapat meningkat tingkat keberhasilan dan kesuksesan bisnis network-marketing Anda.
Ilmu Statistik & Network Marketing | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *