Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti sebagai instrumen utama (key instrumen) pengumpul data.[1] Akan tetapi instrumen non manusia juga dipergunakan dalam penelitian ini. Pada dasarnya metode dan instrumen penelitian saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Jika metode pengumpulan data menggunakan variasi metode seperti wawancara, observasi dan lain-lain, maka instrumen penelitian adalah pelengkapnya.

Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap dan sistematis sehingga lebih mudah diolah.[2] Variasi jenis instrumen non manusia adalah:

a)      Pedoman wawancara, sebagai kerangka atau dasar dalam mengadakan wawancara dengan aktor yang terlibat sebagai sumber data dalam penelitian.

b)      Pedoman pengamatan.

c)      Alat-alat tulis, guna mencatat hasil wawancara serta sewaktu menyaksikan suatu kejadian dalam penelitian.

d)     Tape recorder untuk merekam hasil wawancara.

e)      Camera untuk menghasilkan data deskriptif yang cukup berharga dan sering digunakan untuk menelaah segi-segi subjektif dan hasilnya sering dianalisis secara induktif.



[1] Sugiyono, MemahamiPenelitian Kualitatif  (Bandung: CV. Alfabeta, 2005), hlm. 60.

[2] Suharsimi Arikunto,  Op.Cit., hlm. 134.

Instrumen Penelitian | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *