KARYA ILMIAH REMAJA ( KIR )

“ABON LERI”

Oleh : Betric Feriandika

(Karya Siswa SMAN I Lamongan)

Salah satu asupan makanan pencegah osteoporosis adalah ikan teri. Ikan tersebut menjadi alternatif terbaik bilamana harga makanan dan susu pencegah osteoporosis sudah terasa mahal. Per 100 gram ikan teri kering mengandung kalsium sebanyak 1.200.

Berdasarkan manfaat ikan teri yang sangat bagus untuk kesehatan, maka siswa-siswi SMA Negeri I Lamongan mempunyai inisiatif untuk membuat makanan yg berbahan dasar ikan Teri, yaitu “Abon Leri”. Nama Abon Leri ini, diambil dari bahan dasar pembuatannya, yaitu ikan LEle dan TEri.

Kenapa harus ikan Lele yang sebagai bahan campuran abon?? Karena siswa-siswi ingin memanfaatkan ikan lele yang mereka budidayakan di kolam-kolam sekolah. Selain itu, tidak jarang juga orang yang kurang tawar dengan makan ikan teri karena terasa gatal di lidah. Dengan alternative mencampurkan ikan teri dengan ikan lele ini, maka akan terasa lebih enak. Selain itu  “Abon Leri” cukup murah dan bernilai gizi tinggi.

Berikut ini cara pembuatan “Abon Leri”

Bahan Abon Ikan :

  • Ikan teri, 1 kg
  • Tulang Lele, ¼ kg
  • Serai, 2 batang, memarkan
  • Jahe, 1 cm, memarkan
  • Santan, 150 ml dari 1/2 butir kelapa
  • Minyak goreng, 300 ml

Bumbu halus :

  • Bawang merah, 6 butir
  • Bawang putih, 3 siung
  • Kunyit, 2 cm
  • Ketumbar, 1 sendok teh
  • Daun jeruk, 1 lembar
  • Garam, secukupnya

Cara membuat Abon Ikan :

  1. Presto Tulang Lele hingga Lunak
  2. Kukus ikan teri hingga lunak tetapi tidak hancur, angkat.
  3. Parut atau suwir-suwir ikan, sisihkan.
  4. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus, serai dan jahe hingga harum.
  5. Masukkan ikan dan santan, aduk rata. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga kering.
  6. Panaskan minyak, goreng adonan ikan hingga kering. Angkat dan tiriskan.
  7. Press atau peras hingga minyaknya tiris. Sajikan.
KARYA ILMIAH REMAJA ( KIR ) | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *