KETERKAITAN MENTAL IMAGERY PADA SUAMI DAN ISTRI.

  1. C.   KETERKAITAN  MENTAL IMAGERY  PADA SUAMI DAN ISTRI.
  2. 1.    Hak Dan Kewajiban Suami Dan Istri

      Perkawinan sebagai suatu kesepakatan, perjanjian dan persetujuan lahir batin secara dua individu yang berlainan jenis, memuat sejumlah hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik untuk masing-masing individu. Apa yang menjadi kewajiban suami merupakan hak bagi istri, dan begitu juga sebaliknya.

      Menurut Yunus (1948) hak dan kewajiban suami istri sebagaimana yang diatur dalam hukum islam di antaranya :

  1. Suami dan istri haruslah bergaul menurut cara yang baik yaitu saling cinta mencintai, bergaul baik, setia dan memberi bantuan lahir batin, antra satu dengan yang lain.
  2. Suami wajib memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya, sesuai kedudukan sumai dan kadat kesanggupan.
  3. Suami harus memberikan kebebasan kepada istri untuk belajar ilmu pengetauan yang berguna dan bermanfaat.
  4. Suami dan istri wajib saling memelihara kehormatan dan menyimpan rahasi rumah tangga.
  5. Suami istri memikul kewajiban untuk mengsuh, mendidik, dan memelihara anak-anaknya.
  6. Kewajiban istri adalah mematuhi suami dalam hal-hal yang berhubungan antara keduanya sebagai suami-istri.
  7. Istri menyelenggarakan keperluan sehari-hari, serta mengatur urusan rumah tangga menurut semestinya.
  8. Mas kawin yang diberikan suami menjadi hak milik istri dan dikuasai penuh olehnya.
  9. Suami tidak boleh mempergunakan harta benda istri untuk membelanjakan kebutuhan keluarga, kecuali dengan ijin istri.

Hak dan kewajiban suami dan istri, secara lebih rinci telah ditulis dalam buku nikah yang dikeluarkan oleh Departemen Keagamaan RI, yang dimiliki oleh setiap pasangan yang sudah menikah secara resmi. Adapun rincian hak dan kewajiban suami dan istri tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Hak bersama suami dan istri
    1. Suami istri mempunyai  hak seimbang dalam kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat.
    2. Masing-masing suami-istri dapat melakukan perbuatan hukum
    3. Halalnya hubungan sebagai suami istri
    4. Menjalankan kekuasaan orang tua terhadap anak-anak yang belum berumur 18 tahun kebawah atau belum menikah.
    5. Jika suami atau istri melalaikan kewajibannya, masing-masing dapat mengajukan gugatan kepengadilan.
    6. Harta benda yang diperoleh selam perkawinan menjadi harta bersama.
    7. Apabila cukup alasan hukum tidak akan dapat hidup rukun sebagai suami istri, suami dapat mengajukan permohonan talak. sedangkan istri dapat melakukan gugatan cerai pada pengadilan.
    8. Hak suami
      1. Suami adalah kepala rumah tangga
      2. Harta bawaan yang diperoleh sebagai hadiah atau warisan adalah dibawah penguasaannya. Sepajang tidak ditentukan lain oleh suami-istri.
      3. Hak istri
        1. Istri adalah ibu rumah tangga
        2. Memperoleh keperluan hidup berumah tangga sesuai dengan kemampuan suami
        3. Memperoleh perlindungan dan perlakuan dari suami
        4. Memperoleh kebebasan berpikir dan bertindak sesuai dengan batasan-batasan yang ditentukan dalam ajaran agama dan norma sosial.
        5. Harta bawaan yang diperoleh sebagai hadiah atau warisan adalah di bawah penguasaannya, sepanjang tidak di tentukan lainoleh suami-istri.
      4. Kewajiban bersama suami dan istri
        1. Menegakkan rumah tangga
        2. Harus mempunyai tempat kediaman yang tetap
        3. Saling mencintai, menghormati, setia dan memberi bantuan lahir batin.
        4. Saling memelihara kepercayaan dan tidak saling membuka rahasia pribadi.
        5. Sabar dan rela atas kekurangan dan kelemahan masing-masing.
        6. Selalu bermusyawarah untuk kepentingan bersama
        7. Memelihara dan mendidik anak penuh tanggung jawab
        8. Menghormati orang tua dan keluarga kedu belah pihak
        9. Menjaga hubungan baik bertentangga dan bermasyarakat.
      5. Kewajiban suami
        1. Memimpin dan membimbing keluarga lahir batin
        2. Melindungi istri dan anak-anak
        3. Memberi nafkah lahir dan batin sesuai dengan kemampuan
        4. Mengatasi kemampuan dan mencari penyelesaian secara bijaksana serta tidak bertindak sewenang-wenang.
        5. Membantu tugas istri dalm mengatur urusan rumah tangga.
      6. Kewajiban istri
        1. Menghormati dan mencintai suami
        2. Mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya
        3. Memelihara dan menjaga kehormatan rumah tangga
KETERKAITAN MENTAL IMAGERY PADA SUAMI DAN ISTRI. | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *