Manajemen Strategi

Untuk dapat memahami pengertian manajemen strategi, terlebih dahulu perlu dibahas tentang pengertian manajemen dan strategi.

Menurut James F. Stoner dalam buku T. Hani Handoko (1999; 8) manajemen adalah:

“ Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.“ 

 

Sedangkan pengertian strategi menurut William F. Glueck dan Lawrence R. Jauch   ( 1998; 32) adalah sebagai berikut :

“ Strategi adalah rencana yang disatukan, menyeluruh dan terpadu yang mengaitkan keunggulan strategi perusahaan dengan tantangan lingkungan dan dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama perusahaan dapat dicapai melalui pelaksannaan yang tepat oleh perusahaan. “

 

Keterkaitan manajemen dan strategi menurut Pierce dan Robinson (1997; 20) dapat diuraikan sebagai berikut :

“ Manajemen meliputi perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengendalian atas keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan perusahaan yang berkaitan dengan strategi. Strategi diartikan sebagai rencana yang berskala besar dan berorientasi kepada masa depan untuk berinteraksi dengan lingkungan persaingan guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.“

 

Dari pengertian-pengertian di atas dapat diperoleh pemahaman mengenai apa yang dimaksud dengan manajemen strategi yaitu, sejumlah keputusan dan tindakan yang menghasilkan perumusan dan pelaksanaan suatu strategi untuk mencapai sasaran perusahaan.

Arti penting manajemen strategi bagi perbankan menurut Thomas Thamara dalam Sukristono ( 1992; 29) adalah :

  1. Perusahaan dapat mengatasi pesaingnya secara efisien dalam arti dapat memperoleh keunggulan pada beberapa faktor strategis terhadap pesaing utamanya dalam bisnis.
  2. Bank dapat meningkatkan daya tahan organisasi dan pertumbuhan dalam jangka panjang.

Sementara itu Thomas J. Wheelan dan J. David Hunger (1995; 5) secara mendasar dan singkat menyatakan bahwa “ Knowledge of strategic management is essential to effective business environment in a changing environment.“ Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya pemahaman tentang manajemen strategi untuk mengefektifkan suatu usaha terutama dalam kondisi lingkungan yang selalu berubah.

      Disamping sarat dengan manfaat, sebagai sebuah konsep manajemen strategi juga mempunyai resiko konsekuensi negatif sebagaimana yang diungkapkan Pierce dan Robinson ( 1997; 31) sebagai berikut :

  1. Waktu yang digunakan manajer untuk proses manajemen strategi dapat meningkatkan dampak negatif atas tanggungjawab operasional mereka. Para manajer harus terlatih untuk meminimalkannya dengan menjadwalkan tugas mereka agar dapat menyediakan waktu yang diperlukan untuk kegiatan-kegiatan strategik.
  2. Jika para perumus strategi tidak terlibat secara dekat dalam implementasinya, mereka mungkin mengelakkan tanggung jawab individual atas keputusan yang telah diambil. Jadi, para manajer strategi harus mampu membatasi janji-janji kinerja yang dapat diwujudkan.
  3. Para manajer strategi harus mampu mengantisipasi dan menanggapi kekecewaan para bawahan yang berpartisipasi atas harapan-harapan yang tidak menjadi kenyataan. Bawahan mungkin mengharapkan keterlibatan mereka bahkan dalam hal yang kecil saja dari keseluruhan formulasi strategi akan menghasilkan persetujuan atas usulan mereka dan kenaikan imbalan, atau mereka mungkin berharap masukan-masukan mereka digunakan juga untuk keputusan-keputusan lain.
Manajemen Strategi | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *