Membvangun Loyalitas dan Komitmen

Menurut Steers (dalam Dessler, 1992:319) komitmen organisasi dapat didefinisikan sebagai kekuatan relatif identifikasi individu terhadap organisasinya, yang dapat dilihat paling tidak dengan 3 faktor, yaitu :

  1. Kepercayaan dan penerimaan yang kuat atas tujuan dan nilai-nilai organisasi
  2. Kemauan untuk mengusahakan kepentingan organisasi
  3. Keinginan yang kuat untuk mempertahankan jadi anggota organisasi.

Senada dengan Steers, Buchanan mengatakan bahwa komitmen mencakup tiga komponen perilaku yang berkaitan yaitu :

1.    Perasaan identifikasi dengan misi organisasi  

  1. Perasaan terlibatdengan misi organisasi
    1. Perasaan loyal dan cinta pada organisasi sebagai tempat untuk hidup dan bekerja. Lebih jauh Buchanan mengatakan bahwa atribut yang paling tepat untuk melihat komitmen adalah kapasitas penyatuan individu dengan tujuan-tujuan organisasi.

 

       Dari paparan di atas nampak bahwa komitmen organisasi bukan hanya kesetiaan pada organisasi, tetapi suatu proses yang berjalan dimana karyawan mengekspresikan kepedulian mereka terhadap organisasi dan prestasi kerja yang tinggi. Komitmen organisasi sebagai suatu sikap karyawan, bagaimanapun juga akan menentukan perilakunya sebagai perwujudan dari sikap (gambar 3). Konsekuensi yang muncul sebagai perwujudan tingginya komitmen karyawan pada organisasi  antara lain; rendahnya tingkat pergantian karyawan, rendahnya tingkat kemangkiran, tingginya motivasi kerja, dan prestasi kerja yang tinggi.

Membvangun Loyalitas dan Komitmen | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *