Mengisi Liburan Sekolah Anak

Mengisi Liburan Sekolah Anak

http://www.eramuslim.com
Publikasi: 13/09/2005 14:38 WIB

eramuslim – Masa liburan adalah masa yang sangat menyenangkan bagi anak sekolah. Sebagai orangtua harus pintar-pintar menyiasati agar liburan anak-anak lebih bermakna dan bermanfaat.

Bagi yang mempunyai keleluasaan waktu dan uang, mengisi liburan sekolah anak bukanlah masalah. Kita bisa mengajak anak liburan ke luar kota atau tempat lainnya. Namun, bila orangtuanya memiliki dana dan waktu terbatas, mengisi liburan di rumah tidak kalah menyenangkan, antara lain:

    Menjelang masa liburan, sebaiknya ajak anak-anak bermusyawarah untuk menentukan acara liburan. Arahkan anak untuk memilih acara yang bermanfaat dan tidak menghamburkan uang.

    Mengisi liburan dengan banyak silaturrahim ke kerabat, teman atau tetangga untuk lebih merekatkan tali kekeluargaan.

    Ajak anak ke tempat rekreasi, agar bisa refreshing dari kesibukan belajar. Misalnya ke pantai, bendungan, kebun teh, candi, museum, toko buku, kemping depan rumah, dan lain-lain. Jadi tidak harus yang mahal kan?

    Mengisi liburan dengan mendalami ketrampilan khusus, misalnya memasak, berkebun, mendekorasi kamar, menjahit, computer, mengetik, Bahasa Inggris, dan lain-lain.

Untuk membangkitkan kecintaan anak pada kebersihan lingkungannya, maka ajaklah anak untuk main air sambil membersihkan kamar mandi, meskipun anak akan basah kuyub tapi tetap mengasyikan. Karena selain mengajarkan anak untuk bersih, orang tua pun akan lebih merasakan bahwa kedekatan itu indah.

Meskipun dalam masa liburan orang tua harus tetap mengarahkan anak-anak agar mendalami ilmu agama, misalnya dengan mengikutsertakan anak dalam kegiatan pesantren kilat. Selain mendapatkan pelajaran agama, di Pesantren anak-anak pun akan medapat berbagai macam ketrampilan, diantaranya membuat kerajinan tangan seperti menyulam, membuat taplak dan lain-lain.

Pada masa liburan, kenalkan anak dengan budaya baru atau menambah wawasan anak, dengan cara menitipkan anak kepada kerabat yang berada di desa. Sebaliknya bagi mereka yang tinggal di desa bisa menitipkan anaknya kepada kerabat yang tinggal di kota. Dengan liburan yang menyenangkan anak-anak, maka ketika mereka kembali ke sekolah anak dapat menceritakan pengalamannya selama liburan dengan gembira kepada teman-temannya, dan lebih bersemangat lagi untuk belajar dengan pikiran yang segar.

Tulisan ini diambil dari Majalah Ummi no.4/XVII Agustus 2005/1426 H

Milis Sabili
Dikirim oleh: Ummu Ja’far
Kamis, 15 September 2005

Mengisi Liburan Sekolah Anak | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *