Ngaji Syarah al-Hikam, nomor 97.

Ngaji Syarah al-Hikam, nomor 97.
Perilaku dosa dan kesalahan yang pernah kau lakukan, tetapi kemudian membuatmu sadar dan bertaubat untuk berubah memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah, adalah lebih baik daripada perbuatan baik yang kamu lakukan tetapi kemudian membuatmu angkuh dan sombong.
Ingatlah pada kasus nabi Adam dan Iblis. Nabi Adam pernah jatuh dalam kesalahan, yaitu melanggar larangan Allah. Kesalahan tersebut kemudian membuatnya sadar dan bertaubat, berubah dan memperbaiki diri sehingga Allah berkenan menjadikannya sebagai salah satu makhluk-Nya yang terbaik, menjadi Nabi dan Khalifah-Nya di bumi, menganugerahkan kepadanya nikmat dan kemuliaan.
Sebaliknya, Iblis. Awalnya, dia adalah salah satu dari hamba-Nya yang rajin beribadah. Akan tetapi, amal baik dan ibadahnya telah membuat dia menjadi angkuh dan sombong, merasa dirinya sebagai makhluk paling baik dan bersih, sehingga dia diusir dari surge dan ditempatkan di dalam neraka. Perhatikan dan ambillah pelajaran dari dua kasus ini. @PP al-Azkiya.

 

Sumber : Laman FB Dr. H. A. Khudori Soleh, M.Ag

Ngaji Syarah al-Hikam, nomor 97. | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *