Penetapan Harga Jual

Dalam menetapkan harga jual seringkali tidak bisa sekali diambil untuk digunakan seterusnya. Hal ini dimaksudkan agar penetapan harga jual betul-betul bisa digunakan sesuai dengan keinginan dan tujuan perusahaan. Penentuan harga jual yang salah bisa berakibat fatal pada masalah keuangan perusahaan dan akan mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan, misalnya kerugian yang terus menerus atau menimbunnya produksi digudang karena macetnya pasaran.

Menurut Mulyadi (1997:80) harga jual suatu produk terbentuk dipasar sebagai interaksi antara jumlah permintaan dan penawaran dipasar. Namun manajemen puncak memerlukan informasi biaya penuh untuk memperhitungkan
konsekuensi laba dari setiap alternatif harga jual yang terbentuk dipasar. Oleh karena itu, dalam keadaan normal, manajemen puncak harus memperoleh jaminan bahwa harga jual produk atau jasa yang dijual dipasar dapat menutup biaya penuh untuk menghasilkan produk atau jasa tersebut dan dapat menghasilkan laba wajar.

Menurut Mulyadi (1999:71) kebijakan penetapan harga jual yang didasarkan pada biaya menggunakan formula penetapan harga jual berikut ini :

  • Taksiran biaya produksi untuk jangka waktu tertentu
  • Taksiran biaya non produksi untuk jangka waktu tertentu
  • Taksiran total biaya untuk jangka waktu tertentu
  • Jumlah produk yang dihasilkan untuk jangka waktu tertentu
  • Taksiran harga pokok produk per satuan
  • Laba per unit produk yang diinginkan
  • Taksiran harga jual per unit yang dibebankan kepada pembeli
Penetapan Harga Jual | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *