Pengertian Jasa

Pengertian jasa menurut Philip Kotler (2000 : 428) adalah :

“Any act or performance that one party can offer to another that is essentially intangible and does not result in ownership of anything. Its production may or may not be tied to a physical product”.

Artinya Jasa merupakan aktivitas atau suatu penampilan yang telah ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak yang lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan suatu kepemilikan. Hasilnya bisa dalam bentuk nyata atau bisa tidak dalam bentuk nyata.

Sedangkan menurut Christopher H. Lovelock (1996 : 612) jasa adalah :

“A service is “performance” rather than a “thing”. But services, being intangible and ephemeral, are expected rather than owned, when customers are required by the nature of the service procces, they may be asked to participate actively in procces of service creation, delivery and consumption”.

Artinya adalah bahwa produk jasa itu lebih merupakan suatu perlakuan/ tindakan dari pada sebagai suatu benda, jasa bersifat tidak berwujud dan tidak tahan lama, dirasakan daripada memiliki, ketika konsumen bersangkutan dengan kekuatan proses jasa, mereka dapat diminta untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembentukan/pelayanan jasa, kirim dan konsumsi jasa.

Selain itu menurut Valerie A. Zeithaml (1996 : 5) jasa adalah :

“All economic activities whose output is not a physical product or construction, is generally consumed at the time it is produced, and provides added value in forms that are essentially intangible of its first purchaser”.

Pendapat lainnya dikemukakan “American Marketing Association” yang dikutip oleh J. Supranto (1997 : 227) adalah :

“A service are those separately identifiable, essential intangible activities which provide want satisfaction and there are not necessarily tied to the sales of a product or another service. To produce a service may or may not require the use of intangible goods. However when such use required, there is no transfer of title (permanent ownership) to these tangible goods”.

Jasa merupakan suatu kinerja penampilan, tidak berwujud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan daripada dimiliki, serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses mengkonsumsi jasa tersebut. Dalam strategi pemasaran, definisi jasa harus diamati dengan baik, karena pengertiannya sangat berbeda dengan produk berupa barang. Kondisi dan cepat lambannya pertumbuhan jasa akan sangat tergantung pada penilaian pelanggan terhadap kinerja (penampilan) yang ditawarkan oleh pihak produsen.

Dari pengertian-pengertian yang telah dikemukakan di atas oleh para pakar maka dapat disimpulkan bahwa jasa adalah barang/produk yang tidak berwujud, tidak menimbulkan suatu kepemilikan, berbentuk perlakuan/tindakan dan tidak bertahan lama (ephemeral), membutuhkan partisipasi untuk mewujudkan proses pembentukan, pengiriman dan konsumsi, serta dapat menimbulkan reaksi setelah diterima.

Pengertian Jasa | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *