Penyusunan Portofolio

 

Portofolio disusun dengan urutan sebagai berikut.

 

1.    Halaman sampul

 

2.    Daftar isi

 

3.    Instrumen portofolio, yang meliputi: (a) identitas peserta dan pengesahan, dan (b) komponen portofolio yang telah diisi.

 

4.   Bukti fisik atau portofolio meliputi komponen sebagai berikut. a.  Kualifikasi Akademik

b.  Pendidikan dan Pelatihan c.  Pengalaman Mengajar

d.  Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran e.  Penilaian dari Atasan dan Pengawas

f.   Prestasi Akademik

 

g.  Karya Pengembangan Profesi

 

h.  Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah

 

i.   Pengalaman  Menjadi  Pengurus  Organisasi  di  Bidang  Kependidikan dan Sosial

 

j.   Penghargaan yang Relevan dengan Bidang Pendidikan

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan portofolio adalah sebagai berikut.

 

1.    Setiap bukti fisik hanya boleh digunakan untuk satu komponen portofolio.

 

 

2.    Bukti fisik yang dilampirkan untuk komponen 2 (pendidikan dan pelatihan) dan  komponen            8              (keikutsertaan            dalam              forum                            ilmiah)    adalah sertifikat/piagam asli dan fotokopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

 

3.    Setiap bukti diberi kode di pojok kanan atas, sesuai dengan penomoran pada instrumen portofolio (contoh terlampir).

 

4.    Setiap pergantian komponen portofolio diberi lembar tabel komponen yang sesuai dengan kertas berwarna sekaligus sebagai kertas pembatas.

 

5.    Portofolio dibendel (dijilid) dan dibuat rangkap dua. Pada bendel pertama, bukti fisik untuk komponen 2 dan komponen 8 berupa sertifikat/piagam asli, sedangkan bukti fisik pada bendel kedua semua fotokopi yang sudah dilegalisasi oleh atasan langsung.

Penyusunan Portofolio | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *