PERCAKAPAN TENTANG JILBAB

hijab pilihanku jilbab pilihanku

Pada Suatu malam berhampiran di sebuah Mesjid……
Seusai sholat„
saya mengambil tempat di sisi seorang perempuan melayu yang tidak berjilbab. Sambil saya membetul-betulkan lipatan kerudung…

perempuan di sebelah saya menegur.
” boleh saya tanya?”

“Hmm, iya..boleh” Jawab saya sambil tersenyum.
“apa alasan anda memakai jilbab ya…..tak gerah ka?” Dia bertanya.

Saya terdiam. tak menyangka…itu masalahnya.
“tapi kenapa ya…?”

“Tak ada apa-apa….saya hanya ingin tahu” jawab si gadis itu.

Saya hanya bertanya dalam hati,
“sepertinya dia benar benar ingin tahu”

Kemudian saya tersenyum. Pikiran kemana-mana mencari ide yang sesuai..
Setelah lama berfikir, akhirnya saya menemukan satu ide..

” Hmm…sebelum saya jawab pertanyaan itu,
saya ingin Tanya anda dulu,boleh?”

Dia mengangguk……

“Kenapa ya kalau kita naik kendaraan (mobil) kita pakai sabuk pengaman? “
Saya bertanya dia kembali tanpa menjawab dulu pertanyaannya.

“erm..”
Dia berfikir sambil tangannya memegang dagu mencari jawaban.
” Sebab ingin selamat la… Kalau ada sesuatu yang terjadi,
minimal kecelakaan itu tidak akan parah” dia menjawab ringkas.

“Ok, tapi kalau berlaku kemalangan kan. Bagaimana jika seseorang itu kurang pandai dan lincah dalam memandu. Perlu kah dia pakai sabuk pengaman?
Saya bertanya lagi untuk menduga

“Eh, pastilah pakai juga. Orang yang sekelas Michael Schumache, juga memakai sabuk pengaman sebab kemalangan itu tidak ada yg tahu? Satu lagi, kadang kemalangan itu bukan sebab kita pun, tapi ada pengendara lain yang tak berhati-hati akhirnya kita yang berhati ~ hati pun menjadi mangsa, kan?” Dia bertanya kembali.

“So, apa kaitannya kesalahan pemandu lain dengan sabuk pengaman
” Saya terus bertanya.

” Yelah, ini menunjukkan bahawa sabuk pengaman tu sangat penting sekarang, sebab pemandu-pemandu jalan raya bukannya semua berhati ~ hati. Jadi untuk keselamatan, harus pakai sabuk pengaman.

“Saya tersenyum mendengar penerangannya.
Hampir sampai pada tujuan persoalan.

“Hmm, itulah jawaban saya pada pertanyaan anda tadi.
Kenapa saya berjilbab besar.”
Dia terus memandang saya dengan dahinya yang berkerut.

“Ok, lets me explain ya. Persoalan kenapa saya pakai jilbab yang besar-besar
sama saja dengan jawaban anda tadi tentang kenapa kita pakai sabuk pengaman
bila memandu. Tujuannya sama. yaitu keselamatan”

Saya menjawab mengikut jawabannya pada pertanyaan tadi.
dan dia semakin merenung saya sambil berfikir.

“Tapi kalau tak pakai sabuk pengaman, tak apa-apa kan? Tak berdosa, kan? Asalkan kita yakin kita mampu memandu dengan baik.Tapi yakin kah kita bila kita memandu tanpa memakai sabuk pengaman walaupun memandu dengan baik dan berhati2, kita akan selamat?”

Dia menggeleng kepala tanpa suara.
” Hmm, thats why saya coba menjaga keselamatan hidup saya
dengan jilbab yang besar. Sebab saya tak tahu apa bencana yang sedang menanti. Semuanya untuk tujuan keselamatan ditambah pula dengan ajaran agama yang menyuruh kita menjaga pakaian yang lebih selamat’.
Iya, Jilbab kecil atau jilbab biasa tak mengapa, asalkan mampu menjaga diri & menutup Aurat sebab dunia sekarang, tau aja lah kan,
banyak godaanya. Kadangkala kita yang berhati2 di jalan,
tiba2 kita kena pelanggaran, nasib baik pakai sabuk pengaman…hehehe
“.Saya tergelak kecil. Berharap agar mengundang bibit mesra dengannya

” Dan satu lagi, kendaraan sekarang macam-macam gaya dan bentuk, kan?
Orang banyak tertarik dengan kendaraan yang canggih sehingga lupa menjaga keselamatan.

Banyak kok yang berkendaraan mewah tapi akhirnya terjatuh dari kendaraannya sendiri apabila berlaku kemalangan yang tidak diingini. Sepeti halnya dengan Jilbab, sekarang ini macam-macam fesyen, tapi masih banyak lagi tak ikut syariat.
Ketat sana, singkat sini. Bukankah itu membahayakan hidup?
” Saya tersenyum……

“Jilbab besar yang saya pakai ini bukan untuk minta’ penghormatan
dari siapa pun. Tapi tak lain demi tujuan keselamatan.
Selamat untuk diri sendiri, selamat untuk orang lain dan juga yg penting,
saya mencoba memnuhi perintah agama supaya menjaga diri melalui pakaian.”

“So, persoalan gerah atau tdk, dah terjawab tadi..kan?”
Saya bertanya kembali. Dia memandang bola mata saya mencari pengertian.

“Tak gerah ka pakai jilbab besar-besar?….
Hmm, hanya yang pakai saja yang tahu. Kadang sih gerah juga,
lebih-lebih lagi musim panas. Tapi tahan sedikitlah,
sebab prinsip kita untuk jaga keselamatan.
Sebab itu, pemandu yang paling berhati hati adalah pemandu yang sentiasa menjaga keselamatannya..betul tak?

Saya terus bertanya. Dan dia mengangguk.
“So, faham kan kaitan antara Jilbab besar dengan Sabuk pengaman?
” Saya bertanya dengan lembut, memancing kefahamannya..
Dia mengangguk…

“Maaf, saya pergi dulu ya..kelas saya sudah mulai belajar
” Saya beranjak dari tempat duduk dan mohon mengundur diri.

” Iya” Jawabnya ringkas, masih lagi seolah-olah memikirkan sesuatu.
Saya berjalan meninggalkan dia menuju ke kelas sambil brmonolog sendirian.

‘Hmm, ada kaitannya juga sabuk pengaman dengan jilbab besar ini..
sebelum ini tak pernah terfikir’ Tersenyum saya….

Semoga hari ini sedikit ilmu itu mampu meluaskan selautan kebaikan…
dan membukakan jalan buat mereka yang mencari jalan….aamiin
dan saya..terus berjalan, sambil membetulkan sabuk pengaman saya yang asyik terasa longgar saja pin’nya…memang harus pakai sabuk pengaman biar selamat……hehehe……:)

semoga bermanfaat

PERCAKAPAN TENTANG JILBAB | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *