SISTEM KOMUNIKASI HEWAN (LUMBA-LUMBA)

 

 
 

 
 

SISTEM KOMUNIKASI HEWAN (LUMBA-LUMBA)

 
 
sumber gambar: http://wisatabali.org/lovina-tour

Penelitian terhadap alat komunikasi lumba-lumba (dolfin) menunjukkan bahwa lumba-lumba menggunakan bunyi vokal yang mirip bunyi “ceklekan” (Inggris: Clicking sound) untuk mengetahui dengan tepat lokasi objek-objek yang mungkin menghalangi perjalanannya di dalam laut. Selain bunyi vokal itu, lumba-lumba bisa mengeluarkan bunyi seperti bersiul dan bunyi “berkuak” (Inggris: squawk). Kedua jenis bunyi ini berkenaan dengan situasi emosi lumba-lumba itu. Bunyi siulan yang tinggi nadanya lalu turun merendah menunjukkan bahwa lumba-lumba itu minta tolong karena berada dalam keadaan bahaya. Ada juga bunyi untuk memanggil lawan jenisnya untuk keperluan biologis. Bunyi lumba-lumba ini dapat merambat dengan cepat di dalam air sehingga dapat ditangkap dengan segera oleh lumba-lumba lainnya. Eksperimen yang dilakukan membuktikan bahwa lumba-lumba tidak berkomunikasi sesamanya dengan bunyi-bunyi tersebut dan kalaupun tampak bahwa lumba-lumba itu berkomunikasi dengan manusia adalah sebagai hasil respon-respon yang telah dilatihkan (conditioned responses)

Sumber: Chaer, Abdul dan Leoir Agustina. Sosiolinguistik: Pengantar Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Terkait:
Sistem Komunikasi Lebah
Sistem Komunikasi Burung

 

 

 

 

0 komentar:

 

Poskan Komentar

 

 

 
 

 

 

 

 
SISTEM KOMUNIKASI HEWAN (LUMBA-LUMBA) | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *