Special Function Registers (SFR)

Special Function Registers (SFR)

 

Gambar 2.5.1.1 menunjukkan pemetaan dari daerah memori yang disebut dengan Special Function Registers (SFR).[6]

 

Gambar 2.5.1.1 Pemetaan SFR

 

SFR yang ditandai dengan (…) hanya terdapat pada 89C52, tetapi tidak terdapat pada 89C51. Tidak semua alamat ditempati, alamat yang kosong tidak diimplementasikan pada chip. Melakukan pembacaan pada alamat yang kosong, akan menghasilkan data random, sedangkan penulisan tidak berpengaruh. Fungsi dari masing-masing register dijelaskan pada bagian berikut : [6]

  1. 1.      Accumulator

ACC merupakan register akumulator. Pada program ditulis dengan A.

 

  1. 2.      Register B

Register B digunakan pada operasi perkalian dan pembagian. Pada instruksi-I        nstruksi yang lain berfungsi seperti register umumnya.

  1. 3.      Program Status Word (PSW)

PSW berisi informasi status program.

  1. 4.      Stack Pointer (SP)

Stack Pointer terdiri dari 8 bit. Alamat SP ditambah / dinaikkan sebelum data disimpan pada eksekusi instruksi PUSH dan CALL. SP dapat diletakkan pada alamat manapun di on-chip RAM, SP diinisialisasi pada alamat 07H setelah reset. Hal ini mengakibatkan stack dimulai pada lokasi 08H.

  1. 5.      Data Pointer (DPTR)

DPTR terdiri dari high byte (DPH) dan low byte (DPL). Fungsi utamanya adalah sebagai tempat alamat 16 bit. Register ini bisa juga dimanipulasi sebagai sebuah register 16 bit atau 2 buah register 8 bit yang berdiri sendiri.

  1. 6.      Port 0 – 3

P0, P1, P2, dan P3 adalah SFR latch dari Port 0, 1, 2, dan 3.

  1. 7.      Serial Data Buffer

Serial Data Buffer sebenarnya merupakan 2 register yang terpisah, transmit buffer (untuk mengirim data serial) dan receive buffer (untuk menerima data serial). Ketika data dipindahkan ke SBUF, maka data akan menuju ke transmit buffer di mana data ditampung untuk pengiriman serial. Memindahkan data ke SBUF berarti menginisialisasi / memulai transmisi data secara serial. Sebaliknya bila data dipindahkan dari SBUF, data tersebut berasal dari receive buffer.

  1. 8.      Register Timer

Pasangan register (TH0 & TL0), (TH1 & TL1), serta (TH2 & TL2) adalah register 16 bit untuk proses perhitungan Timer / Counter 0, 1, dan 2.

  1. 9.      Register Control

SFR IP, IE, TMOD, TCON, T2CON, SCON, dan PCON berisi bit kontrol dan status untuk sistem interupt, timer / counter, dan port serial.

Special Function Registers (SFR) | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *