Tiram Yang Berisi

Tiram Yang Berisi

Bergelut di bisnis network-marketing memang seperti mencara mutiara di antara tiram-tiram. Masih segar dalam ingatan kita artikel “Tiram Yang Kosong” yang ditulis oleh teman seperjuangan kita Evans Winata beberapa waktu yang lalu. Apabila anda membuka satu tiram yang ternyata kosong, segeralah tinggalkan dan carilah tiram yang lain.

Dengan ketekunan maka anda akan berhasil mengumpulkan mutiara-mutiara yang dicari. Apa yang harus anda lakukan dengan mutiara (baca: mitra kerja) yang telah terkumpul? Tentunya harus dibina supaya mereka dapat melakukan pekerjaannya dengan baik.

Tapi hati-hati dengan tugas pembinaan tersebut, jangan sampai anda melakukan kesalahan yang disebut Messiah Complex yaitu keinginan yang berlebihan untuk menyelamatkan orang lain, sehingga anda men-dedikasikan sebagian besar waktu untuk mengelola orang ini dan organisasinya.

Berdasarkan pengalaman para pakar network-marketing, cara ini tidak efektif, mengapa?

Banyak kasus, mitra kerja yang hanya sedikit meminta perhatian dan bantuan dari anda adalah mereka yang sukses dan menberikan kontribusi yang besar. Sedangkan mereka yang selalu minta perhatian, merengek, mengeluh adalah yang akan terpental dikemudian hari.

Jangan merasa kecewa, bergembiralah, apabila mitra kerja anda yang baru menyelesaikan pelatihan mereka dan bekerja tanpa menghubungi anda setiap hari dan menenyakan kepada anda semua hal yang harus mereka kerjakan.

Janganlah menggenggam mutiara yang anda temukan terlalu lama, segeralah mencari mutiara yang lain.

Sampai jumpa di puncak sukses!

———————————

Tiram Yang Berisi | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *