Twitter Diserbu ‘Kicauan’ Gempa

Gempa berskala 8,5 SR mengguncang Aceh dan Sumatera Utara. Berbagai media yang menyiarkan informasi mengenai bencana alam ini pun langsung diserbu masyarakat, tak terkecuali situs mikroblogging Twitter yang menggunakan sistem ‘user-upload’.

Berbagai tagar (hashtag) yang memfokuskan pada informasi gempa sontak disebarkan oleh tweeps. Bahkan, trending topic Twitter didominasi oleh topik ini.

#PrayForSumatera, #Tsunami, Indian Ocean, Aceh, Mangnitude 8.9, Pacific Tsunami Warning Center, 5SR, 9SR adalah TT (Trending Topic) yang terpantau pada pukul 17.45 WIB.

Nah, bagi masyarakat yang ingin mencari informasi dari Twitter bisa memanfaatkan keyword atau topik berhashtag yang telah disebutkan di atas melalui kolom pencarian. Selain itu, beberapa hashtag lainnya yang juga membanjiri Twitter adalah #infoGempaAceh dan #gempa.

Turut menyampaikan informasi dari warga melalui hashtag tersebut adalah Menkominfo Tifatul Sembiring yang banyak meretweet mengenai informasi jalur komunikasi di Aceh dan sekitarnya.

“PLN nya down…RT @diMASANGGIT: @tifsembiring untuk jaringan blackberry ke aceh mati total pak,termasuk internet..”

“Tq for info…RT @zaakas: Tsel sudah bisa di hubungi. RT @tifsembiring: #infoGempaAceh infrastruktur tsel aman, tapi PLN down. Belum on.

Demikian beberapa Retweet yang dilakukan Tifatul seperti dikutip dari akunnya (@tifsembiring).

Menurut pantauan detikINET, informasi mengenai bencana gempa di Twitter masih terus update. Banyak pengguna yang melakukan Retweet pada live tweet mereka yang berada di lokasi bencana.

Selain dipakai untuk menyampaikan dan mencari informasi, Twitter juga dipenuhi dengan ungkapan doa dari para tweeps agar tidak terjadi bencana yang lebih parah.

Namun dengan sistem ‘upload sendiri’ tanpa filter, pengguna Twitter sebaiknya bijak memilah-milah informasi yang datang di mana belum tentu semuanya benar, seperti foto palsu pasca gempa yang beredar dan sempat bersliweran di Twitter.

Twitter Diserbu ‘Kicauan’ Gempa | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *